Iran Berupaya Kembalikan Stabilitas di Selat Hormuz

2 jam yang lalu 4
Iran Berupaya Kembalikan Stabilitas di Selat Hormuz Selat Hormuz, Iran.(Google Maps)

MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyerukan penguatan kerja sama antarnegara di area untuk memulihkan stabilitas di Selat Hormuz sembari menyalahkan "agresi Amerika Serikat" sebagai penyebab ketegangan di jalur pelayaran strategis tersebut.

Menurut laporan media Iran IRIB, Selasa (28/7), seruan itu disampaikan Araghchi dalam pembicaraan telepon terpisah dengan Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan pada Senin (27/7).

Kedua pembicaraan itu membahas hubungan bilateral serta perkembangan situasi terbaru di kawasan. Araghchi menekankan pentingnya memperkuat kerja sama regional dan meningkatkan upaya diplomatik berbareng guna menciptakan stabilitas di kawasan.

Ia juga menyerukan penghapusan kondisi tidak stabil di Selat Hormuz yang, menurutnya, dipicu oleh tindakan garang Amerika Serikat. Kawasan tersebut relatif tenang sejak Jumat setelah Amerika Serikat dan Iran menghentikan serangan menyusul eskalasi bentrok selama 13 hari nan dimulai pada 11 Juli.

Selama eskalasi itu, Amerika Serikat melancarkan serangan ke wilayah Iran, sementara Teheran membalas dengan menyerang apa nan disebutnya sebagai akomodasi dan peralatan militer AS di sejumlah negara Arab.

Permusuhan kembali pecah meski Washington dan Teheran telah menandatangani nota kesepahaman pada Juni nan mengatur penghentian pertempuran dan dimulainya perundingan menuju kesepakatan nan lebih luas untuk mengakhiri perang nan dilancarkan Israel dan Amerika Serikat sejak 28 Februari.

Presiden AS Donald Trump menyatakan gencatan senjata berhujung pada 8 Juli setelah terjadi serangan terhadap sejumlah kapal tanker di Selat Hormuz nan oleh Washington dituduhkan kepada Teheran.

Amerika Serikat menuntut Iran menghentikan serangan terhadap kapal-kapal dan menjamin kebebasan pelayaran di Selat Hormuz. Sebaliknya, Iran menegaskan lampau lintas kapal di perairan nan berbatasan dengan wilayah pantainya kudu diatur melalui sistem nan berada di bawah pengawasannya. (Ant/P-3)

Selengkapnya