Iran dan Oman berkompromi kelola lampau lintas kapal di Selat Hormuz. Qatar tegaskan pentingnya kebebasan navigasi sesuai norma internasional.(AFP)
PEMERINTAH Iran menyatakan tetap melanjutkan negosiasi dengan Oman mengenai pembentukan jalur pelayaran nan kondusif di Selat Hormuz. Di saat nan sama, Qatar menyerahkan imbauan pentingnya kebebasan navigasi serta kesepakatan berbareng antarnegara area mengenai patokan di jalur perairan strategis tersebut.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengonfirmasi pembahasan antara Iran dan Oman sebagai dua negara nan berbatasan langsung dengan Selat Hormuz berfokus pada penetapan jalur masuk dan keluar kapal nan aman. Langkah ini dilakukan dengan tetap melindungi kewenangan berdaulat serta kepentingan keamanan nasional kedua negara, sebagaimana dilaporkan instansi buletin resmi Iran, IRNA.
"Iran sedang bekerja sama dengan Oman untuk mengembangkan sistem nan diperlukan bagi pengaturan masa depan nan mengelola lampau lintas maritim melalui jalur perairan strategis ini," ujar Baghaei. Ia menambahkan bahwa pembicaraan tersebut dinilai positif, baik di tingkat teknis maupun politik.
Secara terpisah, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, menegaskan pada Selasa kebebasan navigasi di Selat Hormuz kudu dilindungi di bawah norma internasional. Ia mengingatkan agar perairan strategis tersebut tidak dimanfaatkan untuk tekanan politik alias kepentingan sepihak, serta menekankan bahwa setiap pengaturan di masa depan kudu disetujui oleh seluruh negara area nan terdampak.
Al-Ansari juga mengungkapkan bahwa Qatar, Oman, dan Pakistan tengah berupaya memfasilitasi komunikasi antara Iran dan Amerika Serikat. Meski demikian, belum ada kesepakatan akhir nan tercapai.
"Upaya de-eskalasi dan dorongan untuk solusi diplomatik tetap terus berjalan," kata Al-Ansari.
Kantor Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, mengonfirmasi sang Emir menerima panggilan telepon dari Presiden AS Donald Trump pada Selasa malam. Kedua pemimpin membahas langkah-langkah untuk meredakan ketegangan serta menjembatani perbedaan antara Amerika Serikat dan Iran, meski pihak istana tidak merinci perincian pembahasan tersebut. (CNN/Z-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·