Ilustrasi.(Magnific)
OTORITAS Israel dilaporkan tengah memulai proyek kontroversial dengan menggali parit nan ditujukan untuk menampung buaya di sekitar sayap keamanan tinggi suatu penjara di wilayah selatan. Penjara tersebut diketahui menjadi letak penahanan bagi personil Hamas.
Berdasarkan laporan harian Yedioth Ahronoth pada Rabu (22/7), parit-parit tersebut digali di sekeliling Penjara Ketziot dengan panjang mencapai sekitar 170 meter. Seorang pejabat lokal dari Dewan Regional Ramat Negev, wilayah tempat penjara itu berada, menyatakan bahwa penggalian dilakukan di dalam area penjara di sekitar salah satu sayap unik sehingga tidak terlihat dari luar.
"Tidak ada nan tahu pasti apakah kelak betul-betul bakal ada buaya di sana, tetapi persiapan sedang dilakukan," ujar pejabat nan tidak disebutkan namanya tersebut sebagaimana dikutip media setempat.
Klasifikasi Baru Buaya Nil
Kementerian Keamanan Nasional Israel mengonfirmasi dimulai pengerjaan saluran nan dirancang untuk buaya tersebut. Proyek ini dapat melangkah setelah Menteri Perlindungan Lingkungan, Idit Silman, memutuskan untuk mengklasifikasikan buaya Nil sebagai hewan liar nan dijinakkan pada pekan lalu.
Keputusan Silman tersebut tetap diambil meskipun mendapat keberatan dari para pejabat ahli di kementeriannya sendiri. Langkah ini dianggap sebagai dasar norma nan memungkinkan pemanfaatan reptil predator tersebut dalam akomodasi pemasyarakatan.
Fase Pilot dan Anggaran Besar
Kantor Menteri Keamanan Nasional sayap kanan, Itamar Ben-Gvir, menyatakan bahwa keputusan Silman telah membuka jalan bagi proyek ini. Pihaknya menegaskan bahwa fase pilot dari penjara buaya resmi dimulai di salah satu sayap Penjara Ketziot.
"Siapa pun nan mengira ini hanya sekadar ancaman alias tindakan cari perhatian, mereka salah," tegas instansi Ben-Gvir.
Layanan Penjara Israel dilaporkan telah menyiapkan rencana komprehensif untuk perawatan, pengawasan, dan penempatan buaya-buaya tersebut. Para petugas penjara bahkan menerima training unik mengenai langkah menangani hewan tersebut.
Detail Proyek:
- Lokasi: Penjara Ketziot, Israel Selatan.
- Panjang Parit: Sekitar 170 meter.
- Anggaran: 21 juta shekel (setara kurang lebih Rp100 miliar alias US$6,3 juta).
- Target: Sayap unik nan menampung personil Hamas.
Hingga saat ini, proyek tersebut terus melangkah di bawah pengawasan ketat, memicu perdebatan mengenai etika dan efektivitas penggunaan hewan liar sebagai bagian dari sistem keamanan penjara. (Middle East Monitor/I-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·