Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto (tengah) saat konvensi pers di Jakarta, Jumat (31/7/2026).(ANTARA/Ilham Kausar)
POLDA Metro Jaya mengerahkan sebanyak 1.263 personel campuran untuk mengamankan jalannya aktivitas Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, hari ini, Sabtu (1/8/2026).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa pasukan pengamanan tersebut merupakan sinergi dari unsur kepolisian, TNI, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Personel ditempatkan untuk memberikan rasa kondusif dan nyaman kepada seluruh peserta nan hadir, termasuk menjamin aktivitas kegiatan masyarakat secara rutin tetap berjalan," ujar Budi di Jakarta.
Rekayasa Akses Masuk dan Sterilisasi Lokasi
Guna mengantisipasi kepadatan pengunjung, Polda Metro Jaya telah menyusun skema penataan akses masuk dan keluar area Monas bagi masyarakat umum maupun tamu VVIP/VIP:
- Akses Umum Jamaah: Melalui Pintu Timur Laut Monas, Pintu Tenggara Monas, Pintu Lapangan IRTI, dan Pintu Barat Monas.
- Akses VVIP & VIP: Pintu Barat Laut Monas dialokasikan unik untuk pergerakan Presiden, Wakil Presiden, serta tamu undangan kehormatan.
Selain pengaturan pintu masuk, abdi negara kepolisian juga mengintensifkan sterilisasi area dan menerapkan pola pengamanan terbuka maupun tertutup di seputar area Monas.
"Disiapkan kantong-kantong parkir termasuk melaksanakan penemuan dini, langkah-langkah upaya sterilisasi lokasi, serta pengamanan terbuka dan tertutup," tutur Budi.
Mengenai kelancaran arus lampau lintas di seputar Jakarta Pusat, Budi menambahkan bahwa rekayasa lampau lintas berkarakter situasional dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan. Langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara kelancaran akses jamaah dan mobilitas rutin warga.
"Kita sama-sama berambisi aktivitas angan dan zikir berbareng dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ini dapat melangkah aman, tertib, dan terkendali," tegasnya.
Estimasi 100 Ribu Orang
Di tempat terpisah, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk turut datang dan memadati area Monas. Kementerian Agama memperkirakan gelaran spiritual ini bakal dihadiri sekitar 100 ribu jamaah dari beragam daerah.
“Mari kita sambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan berbareng Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf serta para tokoh lintas kepercayaan di Lapangan Monas pada Sabtu, 1 Agustus 2026,” kata Menag Nasaruddin.
Rangkaian Zikir dan Doa Kebangsaan nan terbuka untuk umum ini dijadwalkan berjalan pada pukul 17.00–21.30 WIB.
Masyarakat sudah dapat mulai memasuki area aktivitas sejak pukul 15.00 WIB melalui security door nan disediakan di sisi utara dan selatan Monas. Bagi jamaah nan tidak tertampung di area utama, panitia telah menyiapkan layar LED di beragam titik luar area Monas agar masyarakat tetap dapat mengikuti jalannya angan bersama.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·