Jangan Takut Makan Kuning Telur! Perhatikan Cara Masak dan Porsinya

2 hari yang lalu 3
Jangan Takut Makan Kuning Telur! Perhatikan Cara Masak dan Porsinya Benarkah kuning telur picu kolesterol?(Dok. Magnific)

KUNING telur sering kali dituding sebagai penyebab utama melonjaknya kolesterol darah nan memicu akibat penyakit jantung dan stroke. Namun, kebenaran medis menunjukkan bahwa hubungan antara konsumsi kuning telur dan kesehatan jantung tidak sesederhana dugaan masyarakat selama ini.

Satu butir telur ayam besar mengandung sekitar 185 hingga 200 mg kolesterol nan seluruhnya berada di bagian kuning. Meski angkanya tinggi, kolesterol makanan tidak otomatis meningkatkan kadar kolesterol darah secara drastis.

Organ hati manusia mempunyai sistem adaptif nan bakal menurunkan produksi kolesterol internal saat kita mengonsumsi kolesterol dari makanan.

Bagi perseorangan sehat dengan profil lemak normal, konsumsi satu butir telur utuh per hari dinilai tetap dalam pemisah aman. Risiko kesehatan biasanya baru muncul jika konsumsi melampaui dua butir sehari alias akibat metode pengolahan nan salah, seperti menggoreng dengan minyak kelapa sawit berulang kali alias menambahkan mentega berlebih.

Selain kolesterol, telur sebenarnya kaya bakal nutrisi krusial seperti selenium, kolin, zinc, serta beragam vitamin (A, B-kompleks, D, E, dan K). Manfaat ini bakal optimal jika telur dikonsumsi berbareng makanan bergizi seimbang seperti sayuran dan biji-bijian, serta menghindari pendamping tinggi lemak trans seperti daging olahan.

Kelompok Risiko Tinggi:

Pembatasan ketat tetap dianjurkan bagi perseorangan dengan kondisi medis tertentu, antara lain:

  • Penderita kolesterol tinggi nan susah terkontrol.
  • Pasien penyakit jantung koroner alias gangguan pembuluh darah.
  • Penderita diabetes, hipertensi, dan obesitas.
  • Individu dengan riwayat penyakit kardiovaskular dalam keluarga.

Untuk menjaga kesehatan jangka panjang, para mahir menyarankan metode pengolahan dengan langkah direbus, dikukus, alias dipanggang. Bagi golongan berisiko, strategi mencampur satu kuning telur dengan beberapa putih telur dapat menjadi pengganti untuk tetap mendapatkan asupan protein tanpa membebani jantung.

Kesimpulannya, kuning telur bukanlah musuh utama jantung selama dikonsumsi dalam porsi wajar dan diolah dengan benar. Melakukan pemeriksaan profil lipid secara berkala tetap menjadi langkah preventif terbaik untuk memantau kesehatan pembuluh darah secara objektif. (Heartology Cardiovascular Hospital/Alodokter/Z-10)

Selengkapnya