Jembatan Garuda Permudah Akses Warga Pinggiran Banjarmasin-Banjar

45 menit yang lalu 2
Jembatan Garuda Permudah Akses Warga Pinggiran Banjarmasin-Banjar Ilustrasi(MI/DENNY SUSANTO)

SETELAH puluhan tahun terisolasi dan hanya mengandalkan transportasi sungai, ribuan penduduk di Kelurahan Basirih Ujung, Kota Banjarmasin dan Desa Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar sekarang dapat menikmati kemudahan akses penghubung dua wilayah dengan diresmikannya Jembatan Garuda.

Jembatan Garuda diresmikan Presiden RI, Prabowo Subianto serentak berbareng ribuan jembatan dan titik air bersih di beragam wilayah secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (14/8). Presiden Prabowo menekankan bahwa pembangunan jembatan dan sumber air bersih merupakan bagian dari pengabdian TNI dan Polri kepada masyarakat. Presiden meminta agar prasarana nan telah dibangun dijaga dan dirawat sehingga manfaatnya dapat berjalan dalam jangka panjang.

Bagi penduduk Basirih Selatan dan Aluh-aluh keberadaan Jembatan Garuda bukan sekadar penghubung dua sisi kawasan, juga memudahkan akses transportasi bagi anak-anak ke sekolah, petani dan penduduk lainnya  menjalankan aktivitas keseharian nan selama ini mengandalkan sungai. 

“Jembatan ini merupakan akses vital bagi masyarakat, terutama anak-anak sekolah dan aktivitas ekonomi harian. Kami targetkan pengerjaan selesai dalam tiga bulan, apalagi diupayakan lebih sigap agar manfaatnya segera dirasakan,” ungkap Wali Kota Banjarmasin, M Yamin, Sabtu (15/8).

Pada aktivitas peresmian tersebut, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI, Zainul Arifin mengatakan keberadaan jembatan di Banjarmasin diharapkan memberi akibat langsung terhadap mobilitas masyarakat. “Dengan hadirnya jembatan ini kita minta dapat mempermudah akses transportasi, perekonomian, pendidikan hingga pengembangan upaya lainnya bagi masyarakat," ujarnya.

Pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program pembangunan prasarana nan dilaksanakan TNI untuk membuka akses masyarakat di beragam wilayah.  Selain jembatan Basirih, TNI juga membangun jembatan dan akses air bersih pada 16 titik di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.

Peresmian jembatan ini mendapat sambutan antusias penduduk sekitar. Mahmudah,38, penduduk Handil Bujur, Basirih mengungkapkan kegembiraannya atas pembangunan jembatan nan telah lama dinantikan masyarakat. “Tentu kami sangat senang sekali dengan adanya jembatan nan sangat berfaedah untuk akses penyeberangan anak-anak sekolah, para petani dan aktivitas lainnya, ini sangat membantu,” ujarnya.

Jembatan Garuda menggantikan lama nan sudah rusak dan tidak bisa lagi digunakan sejak puluhan tahun.
“Kami apresiasi dan berterima kasih atas dibangunnya jembatan ini, nan sudah lama, puluhan tahun tidak dilirik dan rusak,” kata Rahimah sembari mengatakan jembatan ini bakal sangat membantu kelancaran aktivitas dan ekonomi warga.

Senada disampaikan Ahmad,43 penduduk perbatasan Basirih Selatan Ujung nan menilai keberadaan Jembatan Garuda bakal mempermudah mobilitas masyarakat. Sebelumnya kondisi wilayah pinggiran Kota Banjarmasin dan perbatasan Kabupaten Banjar ini, cukup ironi lantaran keterbatasan akses sehingga menyebabkan ribuan penduduk hidup dalam keterisolasian di wilayah berdekatan dengan kota. (H-2)

Selengkapnya