Jubir Pastikan Asap di Gedung Merah Putih KPK Dipicu Aktivitas Fogging, bukan Kebakaran

1 jam yang lalu 3
Jubir Pastikan Asap di Gedung Merah Putih KPK Dipicu Aktivitas Fogging, bukan Kebakaran Ilustrasi: Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.(MI/Adam Dwi)

JURU Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, memastikan tidak ada kejadian kebakaran nan terjadi di Gedung Merah Putih KPK, area Kuningan, Jakarta Selatan. Kepulan asap nan sempat muncul di area gedung diketahui berasal dari aktivitas pengasapan (fogging) pencegahan nyamuk.

Budi mengonfirmasi bahwa situasi di Gedung Merah Putih dalam kondisi kondusif dan sepenuhnya terkendali.

“Kami konfirmasi bahwa tidak ada kebakaran di Gedung Merah Putih KPK,” ujar Budi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/8).

Budi menjelaskan, kepulan asap nan mengepul di area gedung dipicu oleh pekatnya asap fogging nan terdeteksi oleh sensor sistem pemadam kebakaran.

Paparan asap pengasapan tersebut mengaktifkan perangkat pemadam kebakaran (fire fighting system) otomatis nan terpasang di dalam gedung, sehingga sistem pemadam kebakaran otomatis mengeluarkan asap.

“Karena dari asap fogging tersebut terdeteksi oleh alat fire fighting, nan kemudian merespons dengan mengeluarkan asap secara otomatis. Jadi asap nan muncul tersebut bukan dari kebakaran, tetapi dari alat fire fighting,” kata Budi.

Ia menambahkan, perangkat fire fighting di Gedung Merah Putih KPK secara teknis memang dirancang untuk menyemprotkan media pemadam unik guna mengisolasi potensi percikan api, terutama pada perangkat elektronik dan sistem daya listrik.

Insiden terpicunya sistem pemadam otomatis tersebut terjadi di area basement gedung, tepatnya di dalam ruang penyimpanan baterai Uninterruptible Power Supply (UPS).

Saat ini, pihak KPK telah melakukan penanganan sigap untuk menyedot sisa kepulan asap dan memastikan seluruh akomodasi pendukung kembali berfaedah normal.

“Saat ini Tim Biro Umum sedang memvakum asap dan melakukan pengecekan di area-area lainnya untuk memitigasi dan mencegah potensi risiko,” tegas Budi. (Ant/P-4)

Selengkapnya