ilustrasi(Antara)
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai berakibat pada operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha, Kota Jambi, Jambi, Selasa (26/8). Penurunan jarak pandang nan signifikan pada sore hari memaksa dua maskapai mengalihkan pendaratan ke airport lain demi keselamatan penerbangan.
General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, menjelaskan bahwa jarak pandang di area airport mengalami perubahan tajam antara pukul 14.00 WIB hingga 15.00 WIB. Berdasarkan info pemantauan, pada pukul 14.00 WIB jarak pandang tetap berada di nomor 1.500 meter, namun terus merosot menjadi 1.000 meter pada pukul 14.30 WIB, dan mencapai titik terendah 800 meter pada pukul 15.00 WIB.
"Jarak pandang setelah itu membaik menjadi 1.200 meter. Namun, penurunan jarak pandang tersebut berakibat langsung pada agenda kehadiran pesawat, sehingga dua penerbangan dialihkan," ujar Ardon Marbun di Jambi, Selasa.
Dua penerbangan nan terdampak adalah maskapai Garuda Indonesia dan Citilink. Penerbangan Garuda Indonesia GA 128 rute Jakarta (CGK)-Jambi (DJB) nan semestinya mendarat pukul 13.40 WIB terpaksa dialihkan ke Bandara Hang Nadim, Batam. Sementara itu, penerbangan Citilink QG 966 rute Jakarta-Jambi nan dijadwalkan tiba pukul 15.20 WIB dialihkan ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.
Meskipun terjadi pengalihan pada agenda kedatangan, Ardon memastikan bahwa hingga laporan tersebut disampaikan, operasional keberangkatan dari Bandara Sultan Thaha tetap melangkah normal tanpa hambatan keterlambatan.
Catatan Operasional:
- Garuda Indonesia GA 128: Dialihkan ke Bandara Hang Nadim, Batam.
- Citilink QG 966: Dialihkan ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.
- Jarak Pandang Terendah: 800 meter (Pukul 15.00 WIB).
Kondisi kabut asap nan menyelimuti wilayah Provinsi Jambi dalam beberapa hari terakhir dipicu oleh maraknya titik api karhutla di sejumlah wilayah setempat. Pihak otoritas airport terus memantau perkembangan cuaca dan jarak pandang secara berkala, mengingat aspek ini sangat krusial bagi prosedur pendaratan pesawat.
Pihak airport juga mengimbau kepada para calon penumpang untuk proaktif memantau perkembangan info penerbangan melalui maskapai masing-masing. "Kondisi jarak pandang dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada ketebalan asap dan arah angin," pungkas Ardon. (Ant/E-3)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·