KAI Pastikan Perjalanan Kereta Kembali Normal usai Gempa Pangandaran

1 jam yang lalu 3
KAI Pastikan Perjalanan Kereta Kembali Normal usai Gempa Pangandaran PT KAI Daop 2 Bandung memastikan seluruh perjalanan kereta kembali normal setelah gempa Pangandaran. Jalur rel, jembatan, terowongan, dan prasarana dinyatakan kondusif usai inspeksi menyeluruh.(PT KAI)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah operasional Daop 2 Bandung kembali melangkah kondusif dan normal pascagempa bumi di Pangandaran, Rabu (5/8) malam. Manajer Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan pihaknya langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh pascaterjadinya peristiwa tersebut.

"Sebagai corak komitmen terhadap keselamatan perjalanan kereta api, kami sebelumnya mengambil langkah sigap dengan menghentikan sementara sejumlah perjalanan kereta api di beberapa lintas. Lalu petugas kami menginspeks prasarana secara perincian terhadap seluruh jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, persinyalan, serta prasarana operasional lainnya," kata dia, Kamis (6/8).

Hasil pemeriksaan nan dilakukan petugas prasarana, pihaknya memastikan tidak ada kerusakan pada prasarana maupun prasarana operasional kereta api. "Seluruh prasarana baik itu jalur rel, jembatan, dan terowongan maupun prasarana operasional KA dinyatakan kondusif dan tidak ditemukan kerusakan sehingga perjalanan kereta api dapat kembali dilanjutkan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan," kata Kuswardojo.

Dengan demikian, seluruh perjalanan kereta api nan sempat dihentikan sementara telah kembali dioperasikan secara normal. "Adapun langkah penghentian sementara perjalanan kereta api merupakan prosedur standar nan wajib dilakukan setiap kali terjadi gempa bumi nan berpotensi memengaruhi kondisi prasarana perkeretaapian," katanya seraya menyebut selamatan merupakan prioritas utamanya.

Meski begitu, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna nan terdampak akibat penghentian sementara perjalanan kereta api. Langkah tersebut semata-mata dilakukan untuk memastikan perjalanan kereta api tetap berjalan dengan aman, selamat, dan sesuai standar keselamatan nan berlaku.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan nan dirasakan pelanggan. Penghentian sementara perjalanan dilakukan sebagai corak tanggung jawab KAI dalam memastikan seluruh prasarana betul-betul kondusif sebelum kereta api kembali dijalankan. Keselamatan pengguna dan perjalanan kereta api tidak dapat ditawar," tambah Kuswardojo. (Z-2)

Selengkapnya