Kapal Pengangkut Bantuan dan Peralatan Berat untuk Gempa NTT Tiba di Ende

55 menit yang lalu 1
Kapal Pengangkut Bantuan dan Peralatan Berat untuk Gempa NTT Tiba di Ende Bantuan Untuk Korban Gempa dikirim dari Kupang, NTT mengunakan kapal ferry.(Dok.BPBD NTT )

SATU kapal feri nan mengangkut support logistik dan peralatan pendukung penanganan musibah gempa bumi di NTT nan berangkat dari Kupang telah tiba di Ende, Senin (17/8) siang. Bantuan tersebut selanjutnya bakal didistribusikan ke wilayah terdampak gempa di NTT.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT Yohanes Taka Dosi mengatakan, kapal pengangkut support tersebut bertolak dari Pelabuhan Bolok Kupang sejak Sabtu (16/8) malam.
 
"Bantuan nan dibawa dalam kapal tersebut mencakup kebutuhan pangan, air minum, perlengkapan kesehatan, kebutuhan bayi dan perempuan, perlengkapan pengungsian, serta peralatan untuk mendukung pembersihan material longsor, pemulihan akses jalan dan jaringan komunikasi," katanya kepada Media Indonesia.

Menurutnya, support nan dikirim juga meliputi personel, peralatan dan logistik. Pengiriman dilakukan secara terpadu untuk mempercepat penanganan masyarakat terdampak gempa NTT.

"Kami mengalokasikan beragam dukungan, jadi dalam corak personil dan peralatan logistik. Satu kapal feri itu isinya nyaris semua support untuk penanganan musibah di Flores ini," ujarnya.

Menurut Yohanes, support pangan nan dikirim antara lain beras, dus mi instan, air mineral, serta kebutuhan dapur, susu dan makanan untuk bayi, anak-anak dan perempuan, makanan siap konsumsi, minyak goreng, telur dan kebutuhan pangan lainnya.

Ada juga terpal, tikar, matras, kasur lipat, karpet dan selimut untuk kebutuhan di letak pengungsian. Dia mengatakan support dari Kupang merupakan bagian dari support untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.

"Kebutuhan sembako, selain nan dikirim dari sini, juga dari Badan Pangan Nasional, itu sudah mengalokasikan 5 kg beras per kepala family selama dua minggu, selama masa tanggap darurat," jelasnya.

Adapun, persediaan beras pemerintah melalui Bulog juga tersedia di sejumlah wilayah Flores, ialah Ruteng, Bajawa, Ende, Maumere dan Labuan Bajo. Cadangan juga tersedia di Kupang dan dapat didorong ke Flores andaikan diperlukan.

Data korban jiwa gempa di NTT mencapai 55 orang , 276 orang luka-luka dan 11.543 orang mengungsi. Selain itu, gempa di NTT menyebabkan 5.442 rumah rusak, terdiri atas 2.693 rumah rusak berat, 639 rumah rusak sedang dan 2.110 rumah rusak ringan.Selain itu, kerusakan terjadi pada beragam akomodasi publik, ialah 238 satuan pendidikan, 79 rumah ibadat, 125 akomodasi pelayanan kesehatan, 106 instansi dan 76 akomodasi umum. (H-4)

Selengkapnya