Kondisi kebakaran Lahan gambut di sisi jalan tol Balsam.(Jasa Marga Tol Balsam)
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda area gambut di sisi ruas jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), Kalimantan Timur, pada Sabtu (22/8). Peristiwa nan menghanguskan lebih dari tiga hektare lahan tersebut langsung mendapat respons sigap dari tim campuran guna mencegah api merembet ke area gambut nan lebih luas.
Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, melalui Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid, mengonfirmasi bahwa kebakaran terjadi di STA 31.400, RT 005, Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Lahan nan terbakar didominasi oleh semak belukar di atas tanah gambut.
“Informasi awal munculnya titik api diterima sekitar pukul 19.30 Wita dari Patroli Jasa Marga Jalan Tol Balsam,” ujar Mohamad Yazid pada Minggu (23/8).
Sinergi Tim Gabungan
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Samboja segera berkoordinasi dengan beragam unsur terkait. Tim campuran nan diterjunkan terdiri dari Polsek Samboja, Koramil Samboja, Damkar Samboja, Manggala Agni, Jasa Marga, PMI, Kelurahan Sungai Merdeka, hingga Kompi Kavaleri Samboja Barat.
Tim tiba di letak sekitar pukul 20.30 Wita dan langsung melakukan upaya pemadaman. Mengingat karakter lahan gambut nan menyimpan bara di bawah permukaan, penanganan dilakukan secara intensif agar api tidak meluas.
“Lahan nan terdampak diperkirakan mencapai kurang lebih tiga hektare. Petugas tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga pendinginan (cooling down) untuk memastikan bara api di dalam lahan gambut betul-betul padam dan tidak memicu kebakaran susulan,” jelasnya.
Penyebab Masih Diselidiki
Kerja sama lintas lembaga tersebut membuahkan hasil. Kobaran api sukses dikendalikan dan dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 22.30 Wita. Meski demikian, personel tetap disiagakan di letak untuk melakukan pemantauan berkala.
Terkait penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan mendalam. Namun, dugaan sementara mengarah pada kondisi cuaca ekstrem nan melanda wilayah Samboja Barat dalam beberapa waktu terakhir.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, terutama di area nan rawan terbakar. Hindari aktivitas nan berpotensi memicu api, seperti membakar sampah alias membuka lahan dengan langkah dibakar, khususnya di area gambut dan semak belukar,” tegas Kapolsek.
Respons sigap dan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta pengelola jalan tol ini diharapkan dapat terus meminimalisir akibat karhutla dan menjaga keselamatan masyarakat di wilayah norma Polsek Samboja.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·