Jakarta, CNN Indonesia --
Didier Deschamps meninggalkan timnas Prancis dengan catatan kekalahan dari Inggris dalam duel perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Miami, Minggu (19/7) pagi WIB. Deschamps mengaku perjalanannya luar biasa.
Deschamps bisa membawa Prancis tampil konsisten di Piala Dunia. Les Bleus di bawah arah Deschamps kembali masuk babak akhir Piala Dunia. Namun kali ini, Prancis terhenti di babak semifinal dan kemudian kalah 4-6 dari Inggris dalam duel perebutan tempat ketiga.
"Kami datang ke sini dengan ambisi tinggi. Kami bisa melakukan sejumlah perihal positif namun tidak cukup ocehan dalam laga musuh Spanyol."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun ini bukan sepenuhnya kekalahan. Kami punya skuad berkualitas, pemain muda nan bakal terus meningkatkan kemampuan. Kami punya pemain-pemain nan terus mencatat hasil positif," kata Deschamps seperti dikutip dari situs FIFA.
Deschamps juga mengaku senang dengan perjalanan Prancis di Piala Dunia terakhir nan dia pimpin. Prancis memang tidak meraih juara tapi bisa menularkan semangat ke penduduk Prancis.
"Secara pribadi, ini betul-betul perjalanan nan bagus berbareng mereka. Kami menghabiskan delapan pekan sejak masa persiapan. Sungguh indah."
"Kekecewaan ada dalam aspek hasil, namun kami punya kesempatan membangkitkan sisi emosional dan jutaan orang Prancis juga merasakan antusiasme itu. Ini adalah Piala Dunia dan tak ada nan lebih bagus dari itu," tutur Deschamps.
Terkait kekalahan dari Inggris, Deschamps menyebut tanggung jawab ada pada dirinya. Performa Prancis di babak pertama betul-betul rapuh.
"Itu kesalahan saya, saya pasti tidak melakukan sesuatu nan harusnya dilakukan di babak pertama. Tentu saja, bakal lebih baik jika finis di posisi ketiga," ujar Deschamps.
(ptr/sry)
Add
as a preferred source on Google

3 hari yang lalu
5








English (US) ·
Indonesian (ID) ·