Jakarta, CNN Indonesia --
Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, akhirnya angkat bicara setelah Argentina kandas mempertahankan gelar juara Piala Dunia 2026. Albiceleste kudu mengakui kelebihan Spanyol dengan skor 0-1 pada partai final nan berjalan Senin (20/7) awal hari WIB.
Usai pertandingan, Messi tampak larut dalam kesedihan. Pemain berumur 39 tahun itu terlihat termenung dan menitikkan air mata saat menyaksikan para pemain Spanyol mengangkat trofi juara dunia.
Melalui unggahan di akun IG pribadinya, Messi menyampaikan pesan penuh emosi. Meski mengaku sangat terpukul, dia tetap membujuk seluruh rakyat Argentina untuk mengenang perjalanan luar biasa nan telah dilalui timnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rasa sakitnya sangat besar, dan butuh waktu untuk menyembuhkan luka ini. Tetapi saya juga menyimpan semua perihal baik. Pertandingan-pertandingan nan kami menangkan, selalu memberikan nan terbaik, momen-momen nan bakal selalu terukir dalam ingatan kami, serta support dari seluruh negeri yang, berbareng kerja keras dan perjuangan golongan ini, membawa kami kembali menjadi nan terbaik di dunia. Hari ini memang susah untuk sepenuhnya menghargai apa nan telah kami capai, tetapi golongan ini sukses mencapai dua final Piala Dunia secara beruntun," kata Messi, dikutip dari IG pribadinya.
Messi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Argentina nan terus memberikan support kepada tim sepanjang turnamen.
"Terima kasih dari lubuk hati saya atas setiap ucapan dan setiap pesan. Sekali lagi, kami sukses berasosiasi sebagai sebuah bangsa dan bersama-sama merasakan kebanggaan nan luar biasa sebagai orang Argentina," ujar Messi.
Tak lupa, peraih delapan Ballon d'Or itu memberikan penghormatan kepada Spanyol nan sukses keluar sebagai juara dunia.
"Saya juga mau mengucapkan selamat kepada Spanyol atas keberhasilan meraih gelar juara," ucap Messi.
Gelombang support pun mengalir deras dari para penggemar. Melalui akun IG resmi Timnas Argentina, Messi mendapat pesan penuh semangat.
"Air matamu adalah air mata kami juga, Kapten. Anda telah memberikan kebahagiaan besar dalam hidup kami. Terima kasih atas dedikasi, keajaiban, dan perjuangan hingga detik terakhir. Kami mencintaimu, Leo!" tulis akun resmi Timnas Argentina.
(rhr)
Add
as a preferred source on Google

1 hari yang lalu
5







English (US) ·
Indonesian (ID) ·