ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Stadion Azteca di Mexico City, kembali menjadi saksi bisu runtuhnya kutukan sejarah sepak bola Meksiko, khususnya di arena Piala Dunia.
Lewat kemenangan meyakinkan 2-0 atas Ekuador pada Rabu (1/7) WIB, El Tri, julukan Meksiko, sukses mengakhiri puasa kemenangan selama 40 tahun di fase gugur Piala Dunia saat bermain di kandang sendiri.
Dua gol kilat di babak pertama nan dicetak oleh Julian Quinones (22') dan Raul Jimenez (31') menjadi pembeda sekaligus mengunci tiket Meksiko ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan ini mempunyai makna historis nan sangat mendalam bagi masyarakat pencinta sepak bola di Meksiko, karena terdapat fakta-fakta luar biasa di dalamnya, khususnya saat bermain di Stadion Azteca nan angker.
Hasil 2-0 atas Ekuador adalah kemenangan pertama Meksiko di fase gugur Piala Dunia sejak terakhir kali mereka merasakannya pada jenis 1986, nan juga digelar di Meksiko. Kala itu, mereka menekuk Bulgaria dengan skor identik, 2-0, di stadion nan sama.
Hasil ini mempertegas keangkeran Stadion Azteca bagi tim tamu. Meksiko sekarang tercatat hanya kalah dua kali dari 89 pertandingan kompetitif di stadion tersebut (menang 70 kali), serta menjaga rekor tak terkalahkan dalam 10 laga Piala Dunia nan dimainkan di Ibu Kota Meksiko tersebut.
Tidak hanya menyudahi kutukan puluhan tahun, Javier Aguirre juga sukses membawa anak-anak asuhannya masuk ke dalam kitab sejarah dunia.
Meksiko sekarang resmi menjadi tim keempat dalam sejarah Piala Dunia nan sukses memenangi empat pertandingan pertama turnamen tanpa kebobolan satu gol pun namalain clean sheet.
Kokohnya tembok pertahanan nan dikawal Cesar Montes dan Johan Vasquez, plus ketangguhan kiper Raul Rangel, membikin gawang Meksiko tetap suci perawan sejauh ini.
Mengingat format turnamen tahun ini telah berekspansi menjadi 48 tim, kemenangan di babak 32 besar ini belum membikin Meksiko mengamankan tempat di perempat final Piala Dunia 2026.
Ujian sesungguhnya bagi sang tuan rumah bakal tersaji pada hari Minggu (5/7) mendatang di Stadion Azteca, di mana mereka bakal menantang pemenang laga antara Inggris alias DR Kongo demi memperebutkan tiket menuju babak delapan besar.
(wiw/rhr)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·