Kebakaran Gedung Bapenda Berdampak pada Pengaturan Arus Lalu Lintas Jakarta

1 jam yang lalu 4
Kebakaran Gedung Bapenda Berdampak pada Pengaturan Arus Lalu Lintas Jakarta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kiri) dan Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo (kanan).(Antara)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengonfirmasi bahwa kebakaran nan melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta berakibat langsung pada operasional pusat kendali (Command Center) Dinas Perhubungan (Dishub) di lantai 16. Fasilitas vital tersebut selama ini berfaedah memantau dan mengatur transportasi Jakarta secara otomatis, termasuk pergerakan kendaraan tamu VVIP.

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan sistem persediaan (backup) untuk memastikan pengaturan lampau lintas tetap berjalan. Pramono telah menyetujui pengaktifan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) nan berlokasi di MT Haryono sebagai pusat kendali sementara.

"Kemarin pada saat kejadian saya sudah berkoordinasi dengan Pak Kepala Dinas Perhubungan dan akhirnya saya sudah menyetujui untuk Pusdatin nan ada di MT Haryono sebagai backup untuk menjalankan itu," ujar Pramono di area Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (9/8).

Pramono menjelaskan bahwa gangguan pada akomodasi utama ini berpotensi memengaruhi pengaturan lampu lampau lintas (traffic lights) di sejumlah persimpangan nan biasanya dikendalikan secara jarak jauh. Selama masa pemulihan, sistem pengaturan transportasi tidak bakal terintegrasi sepenuhnya seperti kondisi normal.

Untuk memitigasi halangan di lapangan, Pemprov DKI bakal memperkuat penempatan personel Dishub di titik-titik krusial. Petugas bakal diperbantukan untuk melakukan pengaturan lampau lintas secara manual di persimpangan nan memerlukan penanganan langsung guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

Proses perbaikan dan pemulihan sistem di gedung Bapenda diperkirakan menyantap waktu hingga satu bulan. "Mudah-mudahan maksimal satu bulan sudah selesai semuanya," tambah Pramono.

Melalui skema persediaan dan penyiagaan personel lapangan ini, Pemprov DKI berambisi gangguan terhadap arus lampau lintas di Jakarta dapat ditekan seminimal mungkin selama proses transisi teknologi berlangsung. (Ant/I-1)

Selengkapnya