Kebakaran Hutan Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total Mulai 8 Agustus

1 jam yang lalu 2
Kebakaran Hutan Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total Mulai 8 Agustus Area tebing di area Gunung Bromo, Jawa Timur dilanda kebakaran. Balai Besar TNBTS pun memutuskan menutup seluruh akses wisata ke letak tersebut, Sabtu (22/8/2026).(Antara/Balai Besar TNBTS)

KEBAKARAN rimba nan melanda area Kaldera Bromo, di dalam wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), dilaporkan semakin meluas. Kondisi ini memaksa Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mengambil langkah tegas dengan menutup total seluruh akses kunjungan wisata ke Gunung Bromo.

Penutupan resmi diberlakukan mulai Sabtu (8/8) malam pukul 22.00 WIB. Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menyatakan bahwa keputusan ini diambil untuk menjamin efektivitas upaya pemadaman api di lapangan serta memastikan keamanan dan keselamatan para pengunjung.

Berdasarkan pengumuman resmi, penutupan ini mencakup seluruh pintu masuk menuju area wisata Bromo tanpa terkecuali. Berikut adalah daftar pintu masuk nan terdampak:

Pintu Masuk Wilayah Kabupaten
Cemorolawang Probolinggo
Wonokitri Pasuruan
Jemplang & Coban Trisula Malang
Senduro Lumajang

Pihak otoritas belum menentukan pemisah waktu penutupan. Pembukaan kembali area wisata bakal sangat berjuntai pada perkembangan situasi kebakaran dan keberhasilan tim dalam memadamkan titik api.

Mekanisme Refund dan Reschedule Tiket

Bagi visitor nan telah melakukan pembelian tiket masuk melalui sistem booking online untuk agenda kunjungan selama masa penutupan, Balai Besar TNBTS menyediakan dua opsi solusi:

  • Penjadwalan Ulang (Reschedule): Pengunjung dapat menggeser waktu kunjungan ke tanggal lain setelah area dinyatakan aman.
  • Pengembalian Uang (Refund): Pengunjung dapat mengusulkan pengembalian biaya secara penuh.

Untuk memproses perihal tersebut, calon visitor diminta segera melengkapi blangko nan disediakan melalui admin aplikasi booking online resmi TNBTS.

Imbauan Penting: Masyarakat, pengunjung, dan pelaku jasa wisata diminta untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di dalam area TNBTS. Warga juga diingatkan untuk sangat berhati-hati dalam penggunaan api guna mencegah munculnya titik kebakaran baru demi keselamatan bersama. (SG/I-1)

Selengkapnya