Seluruh pendaki di jalur Cibodas telah dievakuasi, sementara tim campuran berupaya memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas.(Dok.Kemenhut)
BALAI Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) terus menangani kebakaran vegetasi di sekitar Kawah Wadon, area Gunung Gede, Jawa Barat. Seluruh pendaki nan berada di jalur Cibodas telah diarahkan turun untuk memastikan keselamatan mereka.
Kebakaran pertama kali terpantau melalui kamera pengawas (CCTV) milik Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ciloto pada Jumat (7/8) sekitar pukul 03.00 WIB.
BBTNGGP kemudian mengoordinasikan penanganan berbareng petugas, Masyarakat Mitra Polhut (MMP), relawan, dan unsur terkait. Hingga Jumat sore, titik kebakaran diketahui bergerak dari sekitar Kawah Wadon hingga Tanjakan Rantai nan berada di jalur pendakian.
Tim campuran dikerahkan melalui jalur Gunung Putri dan Cibodas untuk memperkuat upaya pemadaman dan mencegah api meluas.
Kepala Balai Besar TNGGP Sadtata Noor Adirahmanta mengatakan penanganan dilakukan melalui pemadaman langsung dan pembuatan sekat bakar. Upaya tersebut menjadi krusial lantaran kondisi angin di area atas cukup kencang.
“Tim terus bekerja melakukan pemadaman dan membikin sekat bakar agar api tidak merambat lebih luas. Keselamatan pendaki juga menjadi perhatian utama dan seluruh pendaki di jalur Cibodas sudah turun,” ujar Sadtata, Sabtu (8/8).
Tim tetap bersiaga hingga malam untuk mengantisipasi munculnya kembali api, kembang api, maupun bara dari vegetasi nan tetap menyimpan panas. Pemantauan juga dilakukan secara intensif di area atas.
Berdasarkan identifikasi sementara, vegetasi nan terdampak didominasi semak belukar dan rerumputan. BBTNGGP menyatakan tidak terdapat tanaman edelweiss di area nan teridentifikasi terdampak kebakaran.
Sementara itu, penyebab kebakaran tetap dalam proses pendalaman oleh petugas.
BBTNGGP memastikan penanganan bakal terus dilakukan hingga kondisi area dinyatakan aman. Koordinasi dengan MMP, relawan, dan unsur mengenai juga diperkuat untuk mempercepat pengendalian api serta mencegah kebakaran meluas.
Masyarakat diimbau mengikuti perkembangan info melalui kanal resmi BBTNGGP dan tidak menyebarkan info nan belum terverifikasi. (Z-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·