Lokasi kejadian.(MI/Akhmad Safuan)
TEMPAT upaya katering nan berlokasi di Jalan Gemah Sari Raya XII, Kelurahan Kedungmundu, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, ludes terbakar pada Selasa (18/8) pagi. Insiden ini diduga kuat dipicu oleh kebocoran regulator tabung gas elpiji saat aktivitas memasak sedang berlangsung.
Peristiwa tersebut terjadi ketika penduduk sekitar dikejutkan oleh kobaran api nan muncul tiba-tiba dari gedung seluas 7 x 10 meter tersebut. Sejumlah tenaga kerja katering terlihat berceceran keluar menyelamatkan diri saat api mulai merambat ke seluruh ruangan.
Warga setempat sempat berupaya memadamkan api secara manual. Namun, si jago merah dengan sigap membesar dan menjilat mobil nan terparkir di beranda gedung nan berfaedah sebagai dapur utama. Karena cemas api merembet ke permukiman padat di sekitarnya, penduduk segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang.
"Api sangat sigap membesar. Kami cemas merembet ke gedung lain nan berada di sisi kanan dan kiri tempat upaya katering itu," ujar Rachmat, salah seorang penduduk di letak kejadian.
Amin, penduduk lain, menyebut bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Meski penyebab pasti tetap dalam penyelidikan, sejumlah tenaga kerja melaporkan bahwa api muncul secara mendadak saat proses memasak. "Diduga kebakaran dipicu kebocoran regulator tabung gas elpiji," tambahnya.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan pertama kali pada pukul 06.20 WIB. Sepuluh menit berselang, sebanyak 25 petugas dengan 5 mobil pemadam dikerahkan ke lokasi.
Berdasarkan keterangan nan dihimpun petugas, api pertama kali muncul dari selang regulator gas elpiji. Percikan api kemudian menyambar tumpukan karton box makanan, sehingga api dengan sigap melahap sebagian besar gedung beserta perlengkapan dapur di dalamnya.
"Petugas segera melakukan proses pemadaman dan melokalisasi api agar tidak meluas ke gedung lain di sebelahnya. Setelah penanganan selama 1,5 jam, api akhirnya dapat dijinakkan sekitar pukul 07.44," jelas Tantri Pradono. Saat ini, petugas tetap melakukan proses pendinginan di letak untuk memastikan tidak ada titik api nan tersisa.
Akibat kejadian ini, gedung seluas 70 meter persegi tersebut gosong terbakar. Meski tidak ada laporan korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan cukup besar, termasuk kerusakan pada bagian belakang satu mobil nan terparkir di area upaya katering tersebut. (I-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·