Kedutaan Iran Respons soal Isu Punya Nuklir, Beri Pernyataan Ini

57 menit yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Iran melalui kedutaan resminya di Jakarta memberi respons soal kepemilikan nuklir negeri itu. Dalam unggahan di media sosial, Iran kembali menegaskan program nuklirnya hanya ditujukan untuk kepentingan tenteram dan dijalankan sesuai norma internasional.

Penegasan tersebut juga disampaikan melalui infografis. "Iran tidak pernah mengejar kepemilikan senjata nuklir dan tidak bakal pernah melakukannya," tulisnya di akun IG @IraninIndonesia, dikutip Selasa (3/8/2026).

Iran menyebut program nuklirnya berdasarkan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT). Teheran juga menegaskan pemanfaatan daya nuklir dilakukan untuk tujuan tenteram sesuai kewenangan nan diatur dalam norma internasional.

Iran menyatakan seluruh aktivitas nuklirnya berada di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Pemerintah Iran juga menyatakan telah menerapkan salah satu rezim inspeksi nuklir paling ketat di bumi dan menegaskan program tersebut tidak ditujukan untuk pengembangan senjata nuklir.

Selain itu, Iran menyebut fatwa Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran melarang kepemilikan senjata nuklir. Pemerintah juga menyatakan senjata pemusnah massal tidak mempunyai tempat dalam doktrin pertahanan negara tersebut.

Menurut Iran, teknologi nuklir dimanfaatkan untuk mendukung sektor energi, kesehatan, dan penelitian. Teheran menegaskan seluruh program nuklirnya dijalankan secara transparan, damai, dan tetap berada dalam kerangka Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT).

Meski demikian, klaim tersebut tetap menjadi sorotan internasional. Program nuklir Iran terus dipantau Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di tengah kekhawatiran sejumlah negara Barat mengenai tingkat pengayaan uranium dan kepatuhan Teheran terhadap komitmen nuklir internasional.

(tfa/sef) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya