Kejaksaan Agung Panggil Pengacara Afiliasi Don Ritto dalam Kasus TPPU

8 jam yang lalu 5
Kejaksaan Agung Panggil Pengacara Afiliasi Don Ritto dalam Kasus TPPU Mantan Jampidsud Febrie Adriansyah ditangkap dalam kasus dugaan TPPU dan korupsi(Antara Foto)

TIM Penyidik Kejaksaan Agung (Tim 9) memanggil salah satu pengacara nan berafiliasi dengan Don Ritto dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) nan melibatkan tersangka eks Jampidsus Febrie Adriansyah (FA).

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengonfirmasi bahwa interogator mengagendakan pemanggilan terhadap dua orang saksi pada hari ini, Rabu (29/7/2026).

Namun, kata dia, dari dua saksi nan dipanggil untuk dimintai keterangan, hanya satu orang nan datang memenuhi panggilan penyidik. Saksi nan datang merupakan penasihat norma dari pihak nan terafiliasi dengan Don Ritto, ialah ATW.

"Dari dua orang saksi nan dipanggil Tim Penyidik, hanya satu orang saksi nan datang memenuhi panggilan ialah ATW selaku penasihat norma hubungan DR, sedangkan satu orang saksi lainnya tidak hadir," ujar Anang dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).

Anang menyampaikan bahwa Kejagung bakal segera melayangkan surat pemanggilan ulang kepada satu orang saksi nan mangkir dari pemanggilan penyidik. Ia menegaskan pemeriksaan marathon terhadap para saksi ini dilakukan guna memperkuat perangkat bukti dan membikin terang bangunan perkara TPPU nan menjerat tersangka Febrie Adriansyah. 

"Oleh lantaran itu, satu orang saksi tersebut bakal dilakukan pemanggilan ulang oleh Tim Penyidik Kejaksaan Agung (Tim Sembilan) untuk dimintai keterangannya. Sampai saat ini, Tim Penyidik tetap melakukan pendalaman ialah pemeriksaan saksi-saksi guna memperkuat pembuktian," pungkasnya.

Sebelumnya, Kejagung menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dalam kasus TPPU emas 74 kilogram dan duit Rp476 miliar pada Jumat (24/7/2026).

Febrie Adriansyah ditetapkan sebagai tersangka berasas surat perintah investigasi (sprindik) Nomor Print-03/F.2/Fd.2/07/2026 nan diterbitkan Tim 9 pada 20 Juli 2026. (H-4)

Selengkapnya