Jakarta, CNBC Indonesia - Persaingan mobil listrik di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 semakin memanas. Wuling Motors membikin kejutan dengan meluncurkan Aira EV, mobil listrik mungil nan dipasarkan mulai Rp 155 juta, sekaligus menawarkan program pembelian nan memungkinkan konsumen membawa pulang kendaraan pada hari nan sama.
Strategi tersebut menjadi langkah garang Wuling untuk memperluas pasar kendaraan listrik di segmen entry level. Selain menawarkan nilai nan kompetitif, perusahaan juga mengandalkan status produksi lokal Aira EV sehingga pengedaran kendaraan dapat dilakukan lebih sigap tanpa kudu menunggu masa inden nan panjang.
"Wuling Aira ev mengusung tagline Fun Everyday, For Everyone. Terinspirasi dari udara, nan menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari, Wuling Aira ev datang melengkapi setiap aktivitas dengan pengalaman berkendara nan mudah dan bebas," ujar Marketing Director Wuling Motors Ricky Christian saat peluncuran di GIIAS 2026, di BSD, Rabu (29/7/2026).
Wuling memasarkan Aira EV dalam dua pilihan. Varian Standard Range dibanderol Rp 155 juta dengan baterai berkapasitas 16,2 kWh nan diklaim bisa menempuh jarak hingga 205 kilometer berasas metode pengetesan CLTC. Sementara jenis Long Range dijual Rp 175 juta, menggunakan baterai 25,1 kWh dengan jarak tempuh hingga 301 kilometer.
Dengan kapabilitas baterai tersebut, biaya pengisian daya juga tergolong efisien. Menggunakan dugaan tarif listrik rumah tangga sekitar Rp 1.700 per kWh, pengisian baterai penuh jenis Long Range memerlukan biaya sekitar Rp 42.670. Dengan jarak tempuh sekitar 300 kilometer, biaya daya nan dikeluarkan hanya berkisar Rp 142 per kilometer.
Aira EV, mobil listrik mungil Wuling nan dipasarkan mulai Rp 155 juta Foto: Ferry Sandi
Dari sisi desain, Aira EV tetap mempertahankan karakter mobil listrik kompak unik Wuling, namun tampil lebih fungsional dengan konfigurasi empat pintu dan empat tempat duduk. Dimensinya mempunyai panjang 3.268 mm, lebar 1.550 mm, tinggi 1.575 mm serta wheelbase 2.190 mm nan dirancang untuk mendukung mobilitas di area perkotaan.
Sektor kaki-kaki menggunakan suspensi MacPherson di bagian depan dan 3-Link Coil Spring di belakang. Sistem pengereman sudah mengandalkan cakram pada keempat roda.
Dari sisi keselamatan, Aira EV dibekali dua kantong udara, Electronic Stability Control (ESC), Hill Hold Control (HHC), Tire Pressure Monitoring System (TPMS), kamera parkir belakang komplit dengan sensor, serta Electric Parking Brake (EPB) nan dipadukan dengan Auto Vehicle Hold (AVH).
Adapun untuk produksinya perusahaan bakal mengandalkan pabrikan lokal. Kemampuan menyerahkan kendaraan secara instan tidak terlepas dari proses produksi Aira EV nan telah dilakukan di Indonesia.
"Tentu dengan syarat dan juga ketentuan nan berlaku. Jadi tidak perlu lama untuk mempunyai Wuling, lantaran produk Wuling sudah diproduksi di dalam Indonesia," ucap Ricky.
(fys/wur)
Addsource on Google

9 jam yang lalu
5







English (US) ·
Indonesian (ID) ·