Kemendukbangga Siapkan Program Ayah Idaman untuk Tingkatkan Partisipasi KB Pria

3 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

loading...

Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) Kemendukbangga, Wahidin. Foto/Kemendukbangga/BKKBN.

JAKARTA - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN mendorong pembagian tanggung jawab penggunaan kontrasepsi nan lebih seimbang antara wanita dan laki-laki sebagai bagian dari upaya mewujudkan family nan sehat, setara, dan berkualitas.

Hingga saat ini, penggunaan kontrasepsi di Indonesia tetap didominasi oleh perempuan. Berbagai metode kontrasepsi, seperti pil, suntik, implan, maupun IUD, sebagian besar digunakan oleh perempuan, sementara keterlibatan laki-laki dalam family berencana tetap relatif rendah.

Baca juga: Marak Bullying di Kalangan Gen Z, Menteri Wihaji: Semua Bentuk Perundungan Harus Dilawan

Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) Kemendukbangga, Wahidin menyampaikan bahwa kondisi tersebut menunjukkan perlunya perubahan paradigma bahwa family berencana bukan hanya menjadi tanggung jawab perempuan, melainkan tanggung jawab berbareng antara suami dan istri.

"Selama ini beban penggunaan kontrasepsi lebih banyak berada di pihak perempuan. Padahal, keputusan mengenai perencanaan family semestinya diambil bersama. Peran laki-laki perlu diperkuat, tidak hanya dalam mendukung pasangan, tetapi juga dalam berperan-serta aktif dalam program family berencana," ujarnya dalam media briefing, Rabu (1/7/2026).

Baca juga: Pentingnya Kolaborasi Berkelanjutan dalam Percepatan Penurunan Stunting

Selengkapnya