Kemenhaj Buka Lagi Seleksi Mutasi PNS, Canggih Bahasa Arab Diutamakan

1 jam yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) membuka kembali Seleksi Mutasi Batch II. Program ini ditujukan bagi PNS namalain ASN dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah, maupun lembaga nonstruktural.

Proses mutasi dijadwalkan 28-30 September dan publikasi SK Mutasi pada 1 Oktober 2026. Seluruh agenda berkarakter tentatif, demikian mengutip situs resmi Kemenhaj.

Pengumuman seleksi berjalan pada 26 Agustus-1 September 2026, sedangkan pendaftaran dibuka 26 Agustus-8 September 2026. Jadwal seleksi manajemen ditetapkan pada 9-11 September, CACT 15-18 September, dan hasil akhir dijadwalkan diumumkan 26-28 September 2026.

Sekretaris Jenderal Kemenhaj Teguh Dwi Nugroho mengatakan, seleksi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pegawai sekaligus memperkuat SDM Kemenhaj.

"ASN nan dibutuhkan bukan hanya kompeten, tetapi juga berintegritas, adaptif, kolaboratif, dan mempunyai komitmen terhadap perubahan serta pelayanan jemaah," katanya, dikutip Jumat (28/8/2026).

"Mutasi merupakan kesempatan bagi ASN untuk ikut mengambil bagian dalam transformasi tata kelola haji dan umrah," sambungnya.

Teguh menjabarkan, seleksi terbuka bagi PNS berumur maksimal 45 tahun per 1 Oktober 2026, dengan kualifikasi pendidikan sesuai jabatan, rekam keahlian minimal "Baik" selama dua tahun terakhir, serta memenuhi ketentuan manajemen dan disiplin kepegawaian.

"Kemampuan Bahasa Arab aktif, lisan maupun tulisan, menjadi salah satu kriteria nan diutamakan," ujar Teguh.

"Peserta juga kudu siap ditempatkan di seluruh instansi Kemenhaj dan memenuhi persyaratan kesehatan serta arsip pendukung sesuai jabatan," tambahnya.

Selanjutnya, jelas Teguh, peserta nan lolos manajemen bakal mengikuti Computer Assisted Competency Test (CACT) nan mengukur kompetensi manajerial, antara lain integritas, kerja sama, komunikasi, orientasi hasil, pelayanan publik, serta pengembangan diri dan orang lain.

"Nilai minimal Job Person Match (JPM) nan dipersyaratkan adalah 78 persen alias kategori "Cukup Optimal"," ujarnya.

"Pendaftaran dilakukan melalui jasa ASN Karier pada platform ASN Digital dengan melengkapi profil dan arsip pendukung melalui MyASN," kata Teguh.

[Gambas:Instagram]

(dce/dce) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya