Kemenhub Pastikan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II Berjalan Aman

3 jam yang lalu 5
Kemenhub Pastikan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II Berjalan Aman Ilustrasi(Dok Kemenhub)

KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melakukan koordinasi intensif dalam penanganan kejadian kebakaran nan dialami KM. Mutiara Sentosa II di perairan Laut Jawa pada Minggu (2/8). Fokus utama saat ini adalah memastikan proses pemindahan seluruh penumpang dan awak kapal dapat berjalan dengan cepat, aman, dan optimal.

Berdasarkan laporan dari lapangan, kejadian kebakaran diperkirakan terjadi pada pukul 06.00–07.00 WIB di Perairan Utara Sumenep. Informasi mengenai kejadian tersebut diterima pada pukul 08.30 WIB dan segera ditindaklanjuti dengan koordinasi kepada seluruh pihak mengenai untuk penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan.

Dalam upaya penanganan awal, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget menyiarkan terjadinya kecelakaan kapal, dan selanjutnya berkoordinasi dengan Basarnas. Sebagai info pada saat kejadian, kondisi cuaca cerah berawan. 

Pada saat nan sama, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) mengerahkan kapal patroli KN Grantin P.211 menuju letak kejadian, sementara Distrik Navigasi menyiapkan Kapal Negara (KN) Masalembo guna mendukung operasi penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.

Salah satu kapal nan pertama menemukan posisi KM. Mutiara Sentosa II adalah Meratus Project 3. Namun, lantaran kapal tersebut sedang mengangkut muatan rawan (dangerous cargo), proses pemindahan tidak dapat dilakukan secara langsung. 

Untuk mengoptimalkan upaya penyelamatan, pemindahan selanjutnya dilakukan dengan melibatkan kapal-kapal lain nan berada di sekitar lokasi. Hingga laporan pembukaan disusun, unsur-unsur nan terlibat dalam proses pertolongan meliputi TB. Hasnur 26, KM. Prakarsa Mas, KM. Meratus Pematang Siantar, dan KM. Transco Arafura.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menyampaikan pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh pihak mengenai guna memastikan proses pengamanan melangkah dengan baik.

"Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak mengenai untuk memastikan proses pemindahan dapat melangkah dengan cepat, aman, dan efektif," tegasnya.

Berdasarkan laporan sementara di lapangan, penumpang menunggu proses pemindahan oleh kapal-kapal nan berada di sekitar letak kejadian. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berbareng seluruh pihak mengenai juga telah menyiapkan langkah-langkah penanganan, termasuk pendirian posko untuk mendukung koordinasi operasi penyelamatan.

Masyhud menambahkan proses pemindahan dan penanganan tetap berlangsung, sementara penyebab kebakaran tetap dalam proses penyelidikan. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus memantau perkembangan di lapangan dan bakal menyampaikan info lanjutan setelah seluruh info selesai diverifikasi.

"Kami bakal terus menyampaikan perkembangan penanganan kejadian ini secara berkala setelah seluruh info nan diterima dari lapangan selesai diverifikasi, sehingga info nan disampaikan kepada masyarakat jeli dan dapat dipertanggungjawabkan," tutupnya. (E-4)

Selengkapnya