ilustrasi serangan kolonialis Israel ke Gaza.(Anadolu)
DELAPAN warga Palestina, termasuk dua anak, tewas dalam serangkaian serangan udara kolonialis Israel di seluruh Jalur Gaza pada Minggu (2/8), meskipun telah diumumkan adanya kesepakatan untuk melaksanakan tahap berikutnya dari rencana gencatan senjata.
Sumber medis di Rumah Sakit Nasser, di kota Khan Younis, Gaza selatan, mengatakan bahwa tiga penduduk Palestina tewas sementara tiga lainnya terluka ketika sebuah serangan udara kolonialis Israel menghantam sebuah apartemen di area Al-Qarara nan terletak di barat laut kota.
Menurut para saksi kepada Anadolu, serangan itu menghantam apartemen milik family Al-Hams, menewaskan Mahmoud Zaki Al-Hams (38), istrinya Fatima Al-Hams (37), serta putri mereka nan tetap kecil. Jenazah ketiganya kemudian dibawa ke rumah sakit.
Sumber-sumber lokal juga melaporkan bahwa artileri kolonialis Israel menggempur area Dar Al-Salam di pusat Khan Younis. Hingga saat ini belum ada laporan korban akibat serangan tersebut.
Kemudian, di Gaza tengah, Kamal Abu Muailiq (68) dan istrinya, Huda (59), tewas setelah sebuah helikopter kolonialis Israel menyerang rumah mereka di area Al-Mashaala nan berada sebelah barat Deir al-Balah, menurut sumber medis dan para saksi.
Di Kota Gaza, serangan kolonialis Israel lainnya nan menyasar sebuah apartemen di Menara Al-Sousi, dekat area pelabuhan, Serangan tersebut menewaskan tiga penduduk Palestina, ialah Abdullah Abu Taif (33), istrinya Abeer Anan (29), serta putra mereka nan berumur lima tahun, Azzam, menurut sumber medis di Rumah Sakit Al-Shifa.
Seorang penduduk Palestina lainnya terluka dalam serangan kolonialis Israel terpisah nan menargetkan sebuah apartemen di dekat Masjid Palestina, di lingkungan Al-Nasr, Gaza City bagian barat.
Secara terpisah, kendaraan militer penjajah Israel melepaskan tembakan ke arah wilayah timur lingkungan Al-Tuffah di Gaza City bagian timur. Hingga sekarang belum ada laporan korban akibat kejadian tersebut. (Ant/P-3)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·