.(Dok spesial )
KINERJA industri asuransi menunjukkan penguatan hingga pertengahan 2026. Di tengah momentum tersebut, PT Asuransi Tri Pakarta (Tripa) mencatatkan pertumbuhan positif dengan pendapatan jasa asuransi nan menembus Rp1 triliun hingga Juli 2026. Berdasarkan standar PSAK 117, pendapatan jasa asuransi Tripa mencapai Rp1,027 triliun pada Januari–Juli 2026.
Nilai tersebut meningkat 13,9% dibandingkan periode nan sama tahun sebelumnya sebesar Rp902,32 miliar. Capaian tersebut juga telah melampaui sasaran Januari-Juli 2026 sebesar Rp923,56 miliar, alias mencapai sekitar 111,3% dari sasaran nan ditetapkan perusahaan.
Dari sisi kesehatan keuangan, tingkat risk based capital (RBC) Tripa tercatat sebesar 144,29% pada Juli 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan posisi Januari–Juli 2025 sebesar 142,03% dan berada di atas sasaran perusahaan sebesar 132,23%.
Sejumlah parameter keahlian lainnya juga tercatat melampaui target. Jasa Asuransi Bersih mencapai Rp147,98 miliar alias 153,7% dari target, sedangkan hasil bersih sebesar Rp149,24 miliar alias 124,7% dari target. Sementara itu, untung setelah pajak tercatat Rp71,83 miliar alias telah mencapai 156% dari sasaran Januari–Juli 2026. Direktur Utama PT Asuransi Tri Pakarta, G.C. Koen Yulianto, mengatakan pencapaian tersebut menjadi bagian dari perkembangan keahlian perusahaan sepanjang tahun berjalan.
“Kami berterima kasih dapat terus menjaga momentum pertumbuhan dan mencatatkan keahlian nan positif," ujarnya.
Menurutnya, capaian keahlian tidak hanya dilihat dari sisi pertumbuhan angka, tetapi juga menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas jasa dan memperkuat kerja sama dengan beragam mitra.
“Pencapaian ini menjadi fondasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas kolaborasi," tuturnya.
Sejalan dengan penguatan kinerja, Tripa juga melakukan sejumlah kerja sama pada momentum HUT ke-48. Kerja sama tersebut dilakukan dengan PT Bank Hibank Indonesia (hibank), PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (BPD Kalteng), serta Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bogor. Kerja sama dengan hibank mencakup pemasaran produk bancassurance untuk Asuransi Kendaraan Bermotor dan Asuransi Kebakaran. Penandatanganan dari pihak hibank dilakukan oleh SEVP Bisnis & Digital Yanar Siswanto.
Sementara itu, kerja sama dengan BPD Kalteng mencakup pemasaran produk bancassurance berupa Asuransi Kendaraan Bermotor, Asuransi Kebakaran, serta Asuransi Alat Berat. Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Senior Executive Vice President (SEVP) Bisnis BPD Kalteng Syafyuddin. Selain dengan sektor perbankan, Tripa menjalin kerja sama dengan Dekopinda Kota Bogor untuk penyediaan jasa asuransi umum, meliputi Asuransi Kebakaran, Asuransi Kendaraan Bermotor, dan Personal Accident. Kerja sama tersebut ditandatangani Ketua Dekopinda Kota Bogor Ade Syarip Hidayat.
Di sisi lain, Tripa mulai memperkenalkan pengembangan kanal digital melalui soft launching website dan mobile apps perusahaan. Kanal tersebut disiapkan untuk memudahkan pengguna dalam memperoleh info dan mengakses jasa perusahaan. Pengembangan website dan mobile apps tetap dilakukan secara berjenjang dan ditargetkan dapat sepenuhnya beraksi pada akhir 2026. Koen mengatakan transformasi digital diarahkan bukan hanya pada penyediaan teknologi baru, tetapi juga pada peningkatan pengalaman nasabah.
“Transformasi bukan sekadar menghadirkan kanal digital baru, tetapi membikin hubungan pengguna semakin mudah dan nyaman," ucapnya.
Selain pengembangan upaya dan digital, Tripa juga meluncurkan Project 1978 EHKY nan berfokus pada pengembangan human capital perusahaan. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia agar lebih adaptif terhadap perubahan industri dan perkembangan teknologi. Koen menilai kesiapan sumber daya manusia menjadi bagian krusial dalam menjaga keberlanjutan transformasi perusahaan.
“Pertumbuhan upaya dan perkembangan teknologi perlu melangkah berbareng dengan peningkatan kualitas," pungkasnya. (E-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·