Jakarta, CNN Indonesia --
Di tengah euforia seremoni Spanyol juara Piala Dunia 2026, ada momen haru nan tersisa. Nico Williams melangkah ke area tribun untuk memberikan lencana juara kepada ibunya.
Sesaat setelah penyerahan lencana juara Piala Dunia 2026 selesai, Nico Williams menghampiri ibunya, Maria Arthuer, nan duduk di barisan depan tribun Stadion New Jersey.
Nico kemudian melepaskan lencana emas Piala Dunia dari lehernya untuk dikalungkan ke leher sang ibu. Sebuah momen haru nan terekam kamera itu langsung menjadi perbincangan hangat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemberian kalung lencana itu adalah penghargaan tertinggi bagi sang ibu nan telah berjuang melahirkan serta membesarkan anak-anaknya sebagai imigran Spanyol.
Dalam wawancara tahun 2021 di Guardian, kerabat laki-laki Nico Williams, Inaki, menceritakan gimana orang tua mereka melakukan perjalanan dari Ghana ke Spanyol. Saat itu, ibu mereka sedang mengandung Inaki.
"Saya tidak tahu mereka telah menyeberangi gurun dengan melangkah kaki. Saya tahu ayah saya mempunyai masalah dengan telapak kakinya, tetapi saya tidak tahu saat itu dia melangkah tanpa dasar kaki melintasi pasir Sahara pada suhu 40,50 derajat," kata Inaki seperti dilansir Bleacher Report.
Keluarga Williams awalnya tiba di Melilla, Spanyol, sebelum pindah ke Pamplona hingga kemudian menetap di Bilbao. Inaki baru mendengar kisah perjuangan kedua orang tua mereka setelah menginjak 20 tahun.
Meski besar di Spanyol, Inaki tetap memilih memihak timnas Ghana. Ia juga tercatat sebagai legenda Athletic dengan 510 penampilan alias pemain kelima dengan penampilan terbanyak dalam sejarah klub.
Berbeda dengan Inaki, adiknya Nico memihak timnas Spanyol. Nico kemudian ikut andil mengantar Spanyol juara Piala Dunia 2026 dan Piala Eropa 2024.
Inaki kemudian menulis unggahan penuh haru di IG priabadinya atas prestasi sang adik di Piala Dunia 2026.
"Saudaraku. Kamu telah menjadi juara. Kamu telah mencetak sejarah."
"Namun di luar trofi itu, terima kasih untuk satu perihal ini, Anda telah membikin jutaan imigran-seperti orang tua kita, merasa bangga bahwa anak-anak mereka suatu hari kelak bisa menggapai masa depan seperti nan Anda rasakan," ujar Inaki.
Nico juga dianggap telah menginspirasi banyak orang bahwa tiada nan mustahil diraih lewat kerja keras serta perjuangan.
"Kamu telah membikin jutaan rakyat Spanyol berempati pada kisah kita, sebuah kisah nan bukan hanya milik kita, melainkan milik semua orang nan rela meninggalkan segalanya demi kehidupan nan lebih baik. Kamu telah menyentuh langit dengan jemarimu dan membuktikan bahwa dengan kerja keras serta perjuangan, tidak ada nan tidak mungkin. Hari ini, bumi mengenalmu dengan lebih luar biasa, dan Anda telah mengukir nama family kita hingga keabadian. Aku sangat mengagumimu. Aku menyayangimu. Sang Juara!" ujar Inaki.
(jun/jun/rhr)
Add
as a preferred source on Google

17 jam yang lalu
6







English (US) ·
Indonesian (ID) ·