KM Prince Soya Terbakar di Samarinda, KSOP Pastikan Layanan Penumpang Aman

2 jam yang lalu 4
KM Prince Soya Terbakar di Samarinda, KSOP Pastikan Layanan Penumpang Aman Ilustrasi(Antara)

KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda memastikan kelancaran arus transportasi laut penumpang tetap terjaga pasca-insiden terbakarnya Kapal Motor (KM) Prince Soya. Otoritas pelabuhan telah menyiapkan langkah mitigasi agar ribuan calon penumpang tidak terdampak oleh musibah tersebut.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar KSOP Kelas I Samarinda, Yuliansyah, menyatakan bahwa pihaknya segera mengambil langkah taktis untuk menjamin agenda pelayaran. "Kami segera mengambil langkah mitigasi menyeluruh agar agenda pelayaran ribuan penumpang tidak telantar akibat kejadian ini," ujarnya di Samarinda, Sabtu (1/8).

Mitigasi dan Pengalihan Penumpang

KM Prince Soya nan mempunyai kapabilitas 1.800 orang sedianya dijadwalkan bertolak dari Pelabuhan Samarinda pada Minggu pukul 14.00 WITA. Untuk mengantisipasi pembatalan, KSOP telah menyiapkan skema pengalihan ke armada kapal pengganti nan telah dinyatakan layak laut.

Yuliansyah menegaskan bahwa seluruh kewenangan penumpang, terutama bagi mereka nan telah melakukan pembelian tiket secara daring (online), bakal tetap terpenuhi secara utuh melalui armada siaga tersebut.

Data Insiden KM Prince Soya:

Waktu Kejadian Sabtu, Pukul 11.02 WITA
Lokasi Dermaga Pelabuhan Samarinda
Kapasitas Kapal 1.800 Penumpang
Titik Api Dek sebelah kanan (area tangki oli)
Korban Jiwa Nihil (Kapal dalam kondisi kosong)

Kronologi dan Penyebab Awal

Kebakaran pertama kali terdeteksi oleh petugas jaga pelabuhan pada pukul 11.02 WITA. Kepulan asap hitam pekat terlihat berasal dari bagian dek kapal. Merespons situasi darurat tersebut, tim campuran pemadam kebakaran berbareng Pelindo segera mengerahkan armada untuk melakukan pemadaman terpadu.

Fokus penyemprotan air diarahkan pada area dek sebelah kanan kapal. KSOP juga menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk mempercepat proses penjinakan api di area dermaga. Berdasarkan identifikasi awal, api diduga dipicu oleh persoalan pada sebuah tangki nan berisi oli.

Saat ini, tim mahir berbareng abdi negara kepolisian tetap melakukan investigasi mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. KSOP memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini lantaran kapal sedang bersandar dan tidak berpenumpang. Pasca-insiden, pengawasan standar keselamatan pelayaran bakal semakin diperketat guna menjamin keamanan pengguna jasa transportasi laut.

Selengkapnya