Kodam Pattimura Bantah Isu Pengibaran Bendera RMS di Maluku Tengah

11 jam yang lalu 4
Kodam Pattimura Bantah Isu Pengibaran Bendera RMS di Maluku Tengah : Sejumlah penduduk melangkah berbareng sembari membawa bendera tanah (kanan) dan bendera merah putih saat puncak tradisi Cuci Negeri di Negeri (Desa) Soya, Kota Ambon, Provinsi Maluku,(ANTARA FOTO/FB Anggoro/nz.)

KODAM XV/Pattimura membantah info soal pengibaran bendera nan dikaitkan dengan aktivitas Republik Maluku Selatan (RMS) di Negeri Aboru, Maluku Tengah. Informasi tersebut dipastikan sebagai buletin bohong alias hoaks.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XV/Pattimura, Letkol Inf Adi Swastika, menjelaskan bahwa rumor tersebut muncul bertepatan dengan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026.

Ia menegaskan tidak ada kejadian pengibaran bendera RMS saat kunjungan kerja Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto di wilayah tersebut.

Alih-alih terjadi pengibaran bendera aktivitas separatis, Letkol Inf Adi Swastika mengungkapkan bahwa masyarakat Negeri Aboru justru menunjukkan semangat nasionalisme nan tinggi. Warga setempat berperan-serta aktif dalam pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 500 meter untuk memeriahkan hari kemerdekaan.

"Informasi mengenai adanya bendera nan naik saat kehadiran Bapak Pangdam di Aboru adalah tidak benar. nan betul adalah justru masyarakat setempat ikut andil dalam pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 500 meter," ujar Adi di Ambon, Selasa (18/8).

Pihak Kodam memastikan bahwa seluruh rangkaian agenda kunjungan kerja Pangdam Mayjen TNI Dody Triwinarto di Negeri Aboru melangkah dengan aman, lancar, dan penuh kehangatan. Menurut Adi, narasi keliru nan disebarkan di media sosial berpotensi menciptakan persepsi negatif dan mengganggu situasi sosial di masyarakat Maluku nan saat ini sudah sangat kondusif. (Ant/H-4)

Selengkapnya