Ilustrasi(Dok Istimewa )
KOLABORASI teknologi antara Indonesia dan mitra strategis di area ASEAN terus diperkuat untuk menjawab kesenjangan antara pesatnya pertumbuhan ekonomi digital dan kesiapan prasarana keamanan digital.
Perusahaan nan konsentrasi pada teknologi terkini di Asia Tenggara meliputi AI, blockchain, dan identitas, TOTM Technologies Limited (SGX: 42F) (TOTM) dan platform kerjasama AI nasional Indonesia, KORIKA, secara spesifik menyikapi adanya gap tersebut.
TOTM mengumumkan peluncuran kerja sama strategis dengan Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (Korika). Kerja sama ini mendorong penerapan teknologi terbaru nan aman, bertanggung jawab, dan tepercaya di Indonesia dan Asia Tenggara.
Korika didirikan dibawah naungan Stranas KA (Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial) dengan menyatukan lembaga pemerintahan, akademisi, industri, dan organisasi dalam bagian penemuan AI dan transformasi digital tanpa melupakan unsur keamanan.
TOTM Technologies membangun prasarana digital nan menghubungkan kepintaran buatan (AI), quantum-safe technology, dan identitas digital, sehingga dapat memperluas cakupan program identitas nasional dan trust infrastructure lintas pemisah negara di area regional.
Kerja sama ini meresmikan minat dan angan nan sama antara kedua pihak dalam mendorong kerjasama teknologi mutakhir lintas pemisah negara, nan pada akhirnya bakal menghubungkan ekonomi digital Indonesia nan sedang bertumbuh ke area ASEAN.
Kolaborasi ini mencakup tiga area.
Pertama, dalam bagian kepintaran buatan (AI), kerja sama ini bakal menjunjung pengembangan AI nan aman, bertanggung jawab, dan inklusif, nan sejalan dengan mandat nasional KORIKA dan konsentrasi TOTM dalam perihal tata kelola AI.
Kedua, dalam perihal infrastruktur, kedua belah pihak bakal merancang sistem quantum-secure and identity-based blockchain nan ditujukan untuk mengantisipasi ancaman dalam bagian quantum computing di kemudian hari.
Ketiga, dalam bagian perdagangan, kerja sama ini bakal membuka pertukaran kredensial digital dan info nan kondusif dan berkarakter interoperable dalam lintas pemisah negara, nan tetap termasuk dalam kerangka teknis dan patokan nan berlaku.
Menyambut kerjasama ini, Chan Wei Jie, Group Chief Executive Officer dan Executive Director TOTM Technologies, menyampaikan kerja sama dengan KORIKA merefleksikan perspektif bahwa kerjasama lintas pemisah sangatlah krusial untuk membangun ekonomi digital nan lebih terhubung dan tepercaya di negara-negara ASEAN.
"Kami memandang kerja sama ini sebagai titik menuju Asia Tenggara nan lebih terintegrasi, nan konsentrasi pada penerapan teknologi dan kapabilitas berbareng agar mencapai hasil nan terukur," ujarnya dalam keterangan resmi.
Sementara itu, Prof. Dr. Hammam Riza, Chairman Korika, mengaku antusias untuk bekerja-sama dengan TOTM Technologies, khususnya dalam membawa dimensi lintas pemisah nan mendukung tujuan ASEAN DEFA (Digital Economy Framework Agreement).
"Kami percaya kerja sama ini dapat memberikan akibat konkret dan berkontribusi pada program Korika Impact, serta pilar Keamanan AI," katanya.
Kolaborasi ini juga diyakini bakal mengukuhkan eksistensi TOTM di Asia Tenggara, mengembangkan kerja sama nan sudah terjalin dengan PILA Group di Vietnam dalam digital trust infrastructure lintas batas, dan melanjutkan penemuan perusahaan untuk menggerakkan perdagangan dan keamanan digital tervalidasi di ASEAN. (E-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·