Komitmen Jasa Marga Pastikan Keamanan dan Keselamatan Perjalanan

12 jam yang lalu 4

Jakarta CNBC Indonesia - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), terus melanjutkan pekerjaan preservasi di sejumlah ruas jalan tol Jasa Marga Group untuk menjaga kondisi perkerasan jalan tol tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Sebagai public service company, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Marga untuk menjaga kualitas prasarana sekaligus memastikan perjalanan tetap lancar, aman, nyaman, dan berkeselamatan di sepanjang jalan tol Jasa Marga Group.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, preservasi menjadi bagian krusial dalam menjaga kualitas, keandalan, dan keberlanjutan jalan tol. Pekerjaan dilakukan secara berkala dengan mengutamakan aspek keselamatan, mengingat jalan tol secara terus-menerus menerima beban lampau lintas nan tinggi, termasuk kendaraan dengan muatan berlebih alias Over Dimension Overloading (ODOL) nan dapat mempercepat penurunan kualitas dan umur jasa perkerasan.

"Jasa Marga terus melanjutkan pekerjaan preservasi secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas jalan tol tetap prima. Kami memahami bahwa pekerjaan preservasi dapat berakibat terhadap perjalanan pengguna jalan, sehingga seluruh pelaksanaannya dilakukan secara terencana dengan memperhatikan beragam aspek krusial agar pekerjaan tetap melangkah namun arus lampau lintas di sekitar tetap terjaga," ujar Rivan dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (20/8/2026).

Untuk meminimalkan akibat terhadap mobilitas pengguna jalan, kebanyakan pekerjaan preservasi dilaksanakan pada malam hingga awal hari ketika volume lampau lintas relatif lebih rendah. Pelaksanaan preservasi juga memperhatikan ketentuan PP Nomor 23 Tahun 2024 tentang Jalan Tol Pasal 88 ayat (3) nan mengatur bahwa aktivitas preservasi kudu memperhatikan keselamatan dan kelancaran lampau lintas.

Selama pekerjaan berlangsung, lajur terdampak dibatasi dan dilengkapi rambu peringatan serta perangkat pengamanan, sementara petugas operasional disiagakan selama 24 jam untuk memastikan respons sigap terhadap kondisi darurat di lapangan.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan nan dirasakan pengguna jalan selama pekerjaan preservasi berlangsung. Kami terus berupaya untuk memberikan jasa terbaik melalui pelayanan jalan tol nan lancar, aman, dan nyaman. Dengan menempatkan pengguna sebagai pusat dari setiap layanan, kami berupaya untuk meminimalkan akibat terhadap perjalanan masyarakat melalui pengaturan lampau lintas, pemilihan waktu pekerjaan hingga pengamanan nan memadai di letak pekerjaan," jelas Rivan.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi pekerjaan preservasi dengan merencanakan perjalanan, termasuk mengecek info lampau lintas terkini dan titik-titik letak pekerjaan untuk menyesuaikan waktu perjalanan maupun memilih pengganti rute. Saat melintas di sekitar letak pekerjaan, pengguna jalan diimbau untuk selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, memperhatikan pemisah kecepatan, perambuan dan pengarahan petugas.

Untuk mendapatkan info terkini maupun menyampaikan keluhan mengenai perjalanan, pengguna jalan dapat mengakses aplikasi Travoy alias menghubungi Call Center 133.

Dalam pelaksanaannya, pekerjaan preservasi disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing ruas, di antaranya pekerjaan patching, Scrapping & Filling (SF), serta rekonstruksi perkerasan. Ketiga jenis pekerjaan tersebut saat ini dilakukan pada sejumlah ruas jalan tol Jasa Marga Group.

Pada Jalan Tol Jakarta-Tangerang, pekerjaan meliputi rekonstruksi perkerasan dan patching. Pada Jalan Tol Dalam Kota, pekerjaan meliputi SF dan patching, sedangkan pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek dilakukan patching, SF, dan rekonstruksi perkerasan pada sejumlah titik sesuai kondisi lapangan.

Selain itu, pekerjaan preservasi juga terus dilakukan pada sejumlah ruas tol Jasa Marga Group lainnya sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas dan keandalan jalan tol secara berkelanjutan.

Sebagai BUMN pengelola prasarana jalan tol, Jasa Marga berkomitmen untuk terus menjaga keandalan aset melalui pengelolaan jalan tol nan terencana dan berkelanjutan. Upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi Jasa Marga sebagai public service company dalam mendukung konektivitas nasional, meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat dan pengedaran logistik, serta memperkuat kualitas prasarana transportasi Indonesia.

"Komitmen tersebut juga selaras dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya Asta Cita ketiga dalam melanjutkan pengembangan prasarana nan berkualitas," pungkas Rivan.

(rah/rah) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya