Kongres PSSI 2026 Resmi Sahkan Perubahan Nama Sejumlah Klub

54 menit yang lalu 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Kongres PSSI 2026 yang berjalan di Jakarta pada Senin (3/8) resmi mengesahkan sejumlah perubahan nama klub sepak bola Indonesia.

PSSI mencatat lebih dari 10 permohonan perubahan dari beragam strata kompetisi, termasuk klub-klub Liga 3 dan Liga 4.

PSSI sendiri belum mengumumkan klub nan berubah nama tersebut. Namun, dua perubahan yang sudah muncul ke permukaan adalah bergantinya nama Malut United menjadi Java United FC dan Adhyaksa FC menjadi Isen Mulang FC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Java United FC resmi bermarkas di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah. Sementara itu, Isen Mulang FC sekarang mempunyai identitas baru dengan domisili di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi memastikan seluruh perubahan tersebut telah mendapatkan persetujuan dalam kongres.

"Sudah [disahkan], kelak saya bacakan tadi. Tadi saya telah membacakan begitu banyaknya penerimaan anggota, pemberhentian anggota, dan perubahan nama, dan perubahan stadionnya. Nanti bakal kami bagikan, bakal saya minta staf untuk foto kopinya," kata Yunus Nusi usai kongres.

Presiden Java United FC, Sofyan Lestaluhu, menjelaskan bahwa keputusan perubahan nama dan perpindahan markas bukanlah keputusan nan diambil secara tiba-tiba.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun klub nan semakin ahli dan berkelanjutan.

"Keputusan perubahan nama dan markas tim telah melalui pertimbangan matang dari manajemen dengan tujuan membangun klub nan semakin ahli dan berkelanjutan," ujar Presiden Java United FC, Sofyan Lestaluhu.

Meski berganti identitas dan pindah kandang ke Semarang, manajemen menegaskan bahwa hubungan dengan Maluku Utara tetap menjadi bagian krusial dalam perjalanan klub.

Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan sepak bola di Maluku Utara nan telah memberikan support sejak klub berdiri pada 2023.

"Maluku Utara bakal tetap menjadi bagian dari perjalanan kami. Perubahan ini bukan akhir, melainkan perwujudan nan lebih besar dari visi misi klub terhadap pengembangan sepak bola nasional," kata Sofyan.

Komitmen tersebut dibuktikan dengan keputusan manajemen untuk mempertahankan seluruh aset nan telah dibangun di Kota Ternate. Fasilitas training ground bakal tetap difungsikan sebagai pusat pengembangan sepak bola usia awal melalui Akademi Merah Putih.

Akademi tersebut bekerja sama dengan klub asal Portugal, SL Benfica, untuk menghadirkan metode pembinaan nan terstruktur dan berfokus pada pengembangan karakter anak.

Program ini ditujukan bagi anak yatim-piatu serta anak dari family kurang bisa berumur 7 hingga 9 tahun, dengan sasaran pembinaan mencapai 150 peserta. Seluruh proses, mulai dari pendaftaran hingga aktivitas di akademi, diberikan secara gratis.

Sementara itu, di Semarang, Java United FC bakal memulai babak baru sebagai klub ahli nan siap bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada musim 2026-2027. Stadion Jatidiri dipilih sebagai markas baru tim dalam mengarungi kompetisi.

Manajemen juga menegaskan bahwa kehadiran Java United di Jawa Tengah bukan untuk mengambil alih posisi klub mana pun nan telah lebih dulu ada.

"Java United datang untuk berkontribusi terhadap kemajuan sepak bola nasional," kata Sofyan.

Java United FC juga memperkenalkan julukan baru, ialah Laskar Kepodang Emas. Nama tersebut terinspirasi dari burung kepodang emas nan menjadi ikon Jawa Tengah. Julukan itu diharapkan bisa mencerminkan identitas lokal sekaligus semangat klub untuk terus berkembang dan bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.

"Kami berambisi dapat bekerja sama dengan seluruh stakeholder sepak bola di Jawa Tengah untuk berasosiasi membangun masa depan sepak bola nasional nan lebih baik dan berprestasi," kata Sofyan.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/ikw/rhr)

Selengkapnya