ARTICLE AD BOX
loading...
Juergen Klopp memberikan pandangan berbeda terkait kontroversi jeda hidrasi yang diterapkan FIFA pada Piala Dunia 2026 / Foto: ESPN
JAKARTA - Juergen Klopp memberikan pandangan berbeda terkait kontroversi jeda hidrasi yang diterapkan FIFA pada Piala Dunia 2026 . Di tengah kritik yang datang dari pemain, komentator, hingga suporter, eks juru taktik Liverpool itu justru menilai aturan tersebut memiliki manfaat, meski ia menyarankan adanya penyesuaian durasi.
Jeda hidrasi menjadi salah satu aturan yang paling banyak diperbincangkan sepanjang turnamen. Wasit diberikan kewenangan menghentikan pertandingan selama sekitar tiga menit di tengah setiap babak agar pemain dapat beristirahat dan mengatasi kondisi cuaca panas yang melanda sejumlah kota tuan rumah.
Banyak pihak menilai aturan itu mengganggu ritme pertandingan dan mengurangi intensitas permainan. Namun Klopp, yang bertugas sebagai komentator televisi Jerman selama Piala Dunia 2026, melihatnya dari sudut pandang berbeda.
Baca Juga: Afrika Selatan Cetak Sejarah Usai Lolos ke Babak 32 Besar
Menurut pelatih asal Jerman tersebut, jeda hidrasi sangat membantu para pemain yang harus bertanding dalam suhu tinggi. Bahkan, ia mengaku akan menyambut baik aturan tersebut jika masih aktif melatih di pinggir lapangan.
"Cuacanya sangat panas dan itu bagus untuk para pemain. Apakah itu bagus untuk para pelatih? Ya, saya akan menyukainya," ujar Klopp dikutip dari SPORTBible, Kamis (25/6/2026).
Meski mendukung keberadaan jeda hidrasi, Klopp menilai durasinya saat ini terlalu panjang. Ia berpendapat pemain tidak membutuhkan waktu lebih dari beberapa menit hanya untuk minum dan memulihkan kondisi.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·