ARTICLE AD BOX
Polisi menyelidiki letak kebakaran di sebuah restoran di Bangkok, Thailand.(AFP/Lillian SUWANRUMPHA)
JUMLAH korban luka akibat kebakaran dahsyat nan melanda sebuah restoran di Bangkok, Thailand, dilaporkan terus meningkat. Berdasarkan info terbaru dari Pusat Bantuan dan Koordinasi Administrasi Kota Bangkok pada Senin (14/7), sebanyak 72 orang dinyatakan terluka, sementara 45 orang lainnya tetap dalam pencarian.
Insiden tragis ini terjadi di restoran bir Rong Beer Na Lat Phrao. Pihak berkuasa mengonfirmasi bahwa dari puluhan korban luka tersebut, 25 di antaranya berada dalam kondisi serius. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan laporan sebelumnya nan menyebut 63 orang terluka dengan 22 kondisi kritis.
Kronologi dan Dugaan Penyebab
Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, menjelaskan bahwa petaka bermulai dari gangguan teknis pada sistem kelistrikan. Menurutnya, muncul asap dari pemutus sirkuit (circuit breaker) nan terletak di dekat panggung, nan kemudian disusul dengan pemadaman listrik total dan ledakan.
"Sebagian besar korban meninggal lantaran menghirup asap. Mereka berlari ke arah belakang, menuju toilet nan tidak mempunyai jalan keluar. Hal ini kemungkinan besar dipicu oleh kepanikan akibat api dan asap nan memenuhi ruangan," ujar PM Anutin.
Meskipun tempat intermezo tersebut diketahui mempunyai izin resmi sebagai restoran dengan pagelaran musik langsung dan dilengkapi dua pintu keluar darurat, otoritas setempat sekarang tengah melakukan penyelidikan mendalam.
Fokus utama penyelidikan adalah untuk memastikan apakah salah satu pintu darurat tersebut terhalang alias terkunci saat kebakaran terjadi, sehingga menghalang proses evakuasi.
Data Korban Kebakaran
Berikut adalah rincian info korban berasas laporan otoritas setempat:
| Meninggal Dunia (Laporan Awal) | 27 Orang |
| Luka-luka (Total) | 72 Orang |
| Kondisi Serius/Kritis | 25 Orang |
| Dinyatakan Hilang | 45 Orang |
Kondisi Warga Negara Indonesia
Terkait musibah ini, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI telah melakukan koordinasi untuk memastikan keselamatan penduduk negara Indonesia di letak kejadian. Berdasarkan info resmi, Kemlu menyatakan bahwa tidak ada WNI nan menjadi korban dalam kebakaran di area Lat Phrao tersebut.
Hingga saat ini, tim penyelamat tetap terus melakukan penyisiran di letak kejadian untuk mencari keberadaan 45 orang nan dilaporkan hilang, sementara tim investigasi teknis terus mengumpulkan bukti mengenai kepantasan prosedur keselamatan gedung. (Ant/Z-1)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·