Warga antre mengisi air bersih dari tangki berkapasitas 5.000 liter nan dibeli penduduk secara swadaya di Kelurahan Sukamenak, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (11/8/2026).(ANTARA/ADENG BUSTOMI)
Kekeringan dan krisis air bersih di wilayah Jawa Barat dilaporkan terus meluas. Hingga saat ini, dari total 27 kabupaten dan kota di provinsi tersebut, sebanyak 25 wilayah telah terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau nan panjang.
Juru bicara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Hadi Rahmat, mengungkapkan bahwa pada pekan ini krisis air bersih telah menjangkau penduduk di 387 desa dan kelurahan nan tersebar di 175 kecamatan.
"Total penduduk terdampak krisis mencapai 160.862 kepala family alias 519.687 jiwa," papar Hadi Rahmat pada Selasa (18/8/2026).
Distribusi Bantuan Air Bersih
Menanggapi kondisi tersebut, sejumlah lembaga lintas sektor telah bergerak berbareng untuk mendistribusikan support air bersih kepada penduduk terdampak. Hingga saat ini, total support air bersih nan telah disalurkan mencapai 11.121.000 liter.
Berikut adalah rincian kontribusi support air bersih dari beragam pihak:
- BPBD: 6,8 juta liter
- PMI: 1,8 juta liter
- PDAM: 1,7 juta liter
- Komunitas: 288 ribu liter
- Dunia Usaha: 217 ribu liter
- Baznas: 100 ribu liter
- BBWS: 82 ribu liter
- Kodim: 4.000 liter
Wilayah Terdampak Paling Parah
Berdasarkan info BPBD, Kabupaten Bogor menjadi wilayah dengan akibat kekeringan paling parah. Di wilayah ini, lebih dari 180 ribu jiwa alias sekitar 55 ribu kepala family mengalami kesulitan akses air bersih. Krisis tersebut melanda 123 desa di 30 kecamatan, dengan total pengedaran air support mencapai lebih dari 1,7 juta liter.
Selain Kabupaten Bogor, wilayah lain nan juga mengalami akibat berat meliputi Kabupaten Bekasi, Kabupaten Purwakarta, Kota Sukabumi, dan Kabupaten Bandung. Sebaliknya, hanya dua wilayah nan hingga saat ini dilaporkan belum mengalami krisis air bersih, ialah Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Kuningan.
Imbauan Masyarakat: Mengingat musim tandus nan diprediksi tetap panjang, BPBD Jawa Barat mengingatkan masyarakat untuk terus berhemat dalam penggunaan air. Kebutuhan air bersih diperkirakan bakal terus meningkat seiring berjalannya waktu.
Hadi menegaskan bahwa koordinasi antarlembaga bakal terus diperkuat guna memastikan pasokan air bersih tetap tersedia bagi penduduk di pelosok Jawa Barat nan terdampak kekeringan.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·