Kronologi Ko Hee Jin Terseret Kasus Pelecehan di Red Sparks

5 hari yang lalu 12

Jakarta, CNN Indonesia --

Kasus dugaan pelecehan seksual nan menyeret pelatih Red Sparks, Ko Hee Jin, terus menjadi sorotan di Korea Selatan. Berikut kronologinya.

Ko Hee Jin ikut diperiksa setelah diduga mengetahui kejadian tersebut, tetapi tidak mengambil tindakan untuk melindungi korban.

Perkara ini bermulai pada Januari 2026 saat Red Sparks menggelar aktivitas makan malam resmi tim di sela jarak pertandingan All-Star V-League musim 2025-2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertemuan nan dihadiri jejeran pembimbing dan para pemain itu, seorang oknum staf pembimbing Red Sparks nan dalam laporan investigasi disebut sebagai 'Pelatih B' diduga melakukan pelecehan seksual terhadap salah satu pemain voli putri.

Ko Hee Jin dipastikan berada di letak saat kejadian berlangsung. Berdasarkan hasil investigasi media Korea Selatan, nan dilansir Naver, posisi duduk Ko Hee Jin disebut berada tepat di seberang tempat terjadinya dugaan pelecehan tersebut.

Karena berada sangat dekat dengan letak insiden, muncul tuduhan bahwa Ko Hee Jin mengetahui apa nan terjadi, tetapi tidak melakukan upaya untuk menghentikan tindakan tersebut maupun melindungi korban.

Meski demikian, dugaan pelecehan itu baru dilaporkan secara resmi beberapa bulan kemudian. Pada pertengahan Mei 2026, korban menyampaikan laporan kepada pihak klub.

Manajemen Red Sparks menyatakan langsung mengambil langkah internal setelah menerima pengaduan tersebut dan mulai memproses kasus sesuai prosedur nan berlaku.

Kasus ini kemudian berkembang menjadi penyelidikan nan lebih luas. Pada Juli 2026, dugaan pelecehan tersebut mencuat ke publik dan sekarang ditangani oleh Pusat Etika Olahraga Korea berbareng kepolisian setempat.

Apabila nantinya Ko Hee Jin terbukti mengetahui alias menutupi kasus tersebut, maka sang pembimbing berpotensi mendapatkan hukuman berat. Pasalnya, Regulasi Federasi Bola Voli Korea (KOVO) secara tegas melarang setiap pihak di lingkungan olahraga membantu, membiarkan, alias menutupi kasus kekerasan maupun pelecehan seksual.

Hingga kini, proses investigasi tetap berlangsung dan belum ada keputusan akhir mengenai keterlibatan Ko Hee Jin dalam kasus nan mengguncang mantan klub Megawati Hangestri tersebut.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/ptr)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya