Jakarta, CNN Indonesia --
Legenda Timnas Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto kenang momen comeback musuh Malaysia nan terjadi di Piala AFF 2004.
Saat itu, Indonesia berhadapan dengan Malaysia di semifinal dalam turnamen tetap berjudul Piala Tiger 2004.
Dalam format dua leg, pasukan Garuda menelan kekalahan 1-2 pada leg pertama nan dimainkan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 28 Desember 2004.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim Merah Putih kudu berjuang ekstra keras untuk membalikkan keadaan pada leg kedua nan digelar di depan publik Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada 5 Januari 2025.
Kurniawan nan mencetak gol semata wayang Indonesia pada leg pertama, kudu rela duduk di bangku persediaan pada laga tandang di markas lawan.
Pelatih Peter White memutuskan untuk menurunkan Ilham Jayakusuma dan Boaz Solossa sebagai ahli gedor sejak menit awal.
Ilham Jayakusuma bayar kepercayaan itu dengan membawa Indonesia unggul 1-0 saat laga baru berumur empat menit. Namun, Khalid Jamius menyamakan skor jadi 1-1 di menit ke-27. Skor seri itu memperkuat hingga babak pertama berakhir.
Butuh gol lebih banyak, White akhirnya memasukkan Kurniawan pada menit ke-55 untuk menggantikan Ismed Sofyan. Keputusan ini terbukti jitu setelah "Kurus" sukses cetak gol empat menit setelah masuk ke lapangan.
"Harga saya lumayan naik lagi [setelah sukses cetak gol di semifinal]," ujar Kurniawan mengenang momen 22 tahun silam.
"Ini foto pergantian saya masuk saat semifinal leg kedua. Pada menit ke-55 menggantikan Ismed Sofyan di mana kita waktu itu ketinggalan 0-1 [koreksi:1-1]. Dan, saat leg pertama kami kalah 1-2," ujarnya menambahkan.
Kurniawan membawa beban cetak gol dengan motivasi membara. Empat menit setelah masuk ke lapangan, dia bisa mencetak gol untuk membawa Indonesia berbalik unggul 2-1.
"Jadi saya masuk dan nggak butuh waktu lama seorang 'Kurus' bisa mencetak gol. Dan pada akhirnya, moral para pemain naik lagi dan kami bisa comeback dengan menang 4-1.
Gol tersebut jadi pembakar semangat anak-anak Garuda. Dua gol tambahan sukses dijaringkan Charis Yulianto dan Boaz untuk memastikan comeback 4-1.
Sayangnya, Timnas Indonesia kandas juara setelah kalah dari Singapura di partai final. Indonesia takluk dengan agregat 2-5 pada laga puncak dengan format dua leg.
(jun/jun/rhr)
Add
as a preferred source on Google

14 jam yang lalu
6







English (US) ·
Indonesian (ID) ·