Lamongan Perkuat Pariwisata sebagai Penggerak Ekonomi Masyarakat

1 jam yang lalu 3
Lamongan Perkuat Pariwisata sebagai Penggerak Ekonomi Masyarakat Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menerima kunjungan Wakil Bupati Lombok Tengah Nursiah.(MI/M Yakub)

BUPATI Lamongan Yuhronur Efendi mengenalkan sejumlah potensi pariwisata wilayah kepada Wakil Bupati Lombok Tengah Nursiah saat menerima kunjungan di Ruang Kerja Pendopo Lokatantra, Rabu (12/8).

Dalam pertemuan tersebut, Yuhronur menyampaikan Lamongan mempunyai beragam lokasi wisata nan terus dikembangkan. Potensi tersebut mencakup wisata religi, bahari, budaya, alam, hingga sektor ekonomi imajinatif nan berkembang di tengah masyarakat.

Menurut Yuhronur, pengembangan pariwisata tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan akibat langsung terhadap perekonomian masyarakat.

“Lamongan mempunyai banyak potensi wisata nan terus kita kembangkan. Tidak hanya sebagai destinasi kunjungan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat,” ujar Yuhronur.

Kunjungan Wakil Bupati Lombok Tengah tersebut juga menjadi kesempatan bagi kedua wilayah untuk memperkuat hubungan serta berganti pengalaman dalam pengelolaan potensi daerah.

Yuhronur mengatakan kerjasama dan pertukaran praktik baik antardaerah krusial dilakukan untuk mempercepat pengembangan sektor pariwisata. Pengalaman masing-masing wilayah dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas destinasi dan pelayanan kepada wisatawan.

Ia berambisi kerja sama dan komunikasi antarpemerintah wilayah dapat terus diperkuat sehingga pengembangan pariwisata bisa meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus membuka kesempatan ekonomi bagi masyarakat.

“Melalui kerjasama dan pertukaran pengalaman antardaerah, kita berambisi potensi wisata dapat terus dikembangkan dan memberikan faedah nan lebih besar bagi masyarakat,” katanya.

Pemkab Lamongan menempatkan sektor pariwisata sebagai salah satu bagian dari upaya menggerakkan perekonomian daerah. Pengembangan destinasi dilakukan dengan memanfaatkan potensi lokal, termasuk budaya, alam, dan produktivitas masyarakat. (E-2)

Selengkapnya