Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (kedua kiri).(MI/M Ahmad Yakub)
DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lamongan menyiapkan digitalisasi pembayaran retribusi parkir secara nontunai. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan juga telah menyiapkan sejumlah titik parkir nan bakal menerapkan sistem tersebut.
Program itu merupakan tindak lanjut kerja sama antara Pemkab Lamongan dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) Cabang Lamongan. Penerapan pembayaran parkir menggunakan QRIS bakal diawali dengan soft launching pada Senin (10/8).
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan digitalisasi pembayaran retribusi parkir diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi penerimaan pendapatan original wilayah (PAD).
"Kami menandatangani nota kesepahaman berbareng Bank Jatim dan Dishub untuk penerapan pembayaran parkir menggunakan QRIS. Harapannya, digitalisasi ini dapat meningkatkan PAD dari sektor retribusi parkir lantaran sistem pembayarannya lebih akurat, akuntabel, pelayanannya semakin baik, serta bisa meminimalkan potensi kecurangan," kata Yuhronur, Sabtu (1/8).
Kepala Dishub Kabupaten Lamongan Dianto Hari Wibowo mengatakan penerapan pembayaran parkir nontunai juga menjadi bagian dari transformasi tata kelola jasa parkir guna meningkatkan transparansi dan menjaga kepercayaan masyarakat, sekaligus melindungi petugas parkir dari potensi penyalahgunaan.
Menurut Dianto, sistem tersebut bakal diterapkan di sekitar 43 titik parkir nan dikelola Dishub di Kecamatan Lamongan dan Babat.
"Kami optimistis seluruh petugas siap mendukung penyelenggaraan program ini. Selain meningkatkan kualitas pelayanan, sistem ini juga diharapkan dapat meminimalkan potensi penyimpangan nan dapat mengurangi PAD," ujarnya.
Sementara itu, Pemimpin Bank Jatim Cabang Lamongan Bindan Seno Aji mengatakan penemuan pembayaran nontunai bakal membikin transaksi retribusi parkir lebih cepat, mudah, dan akurat.
"Pengelolaan retribusi parkir juga dapat dipantau dan dievaluasi secara real time. Penerapannya bakal diawali dengan soft launching pada 10 Agustus nan disertai sosialisasi kepada masyarakat dan petugas. Selanjutnya bakal dilakukan grand launching setelah masa sosialisasi selesai," pungkasnya. (YK/P-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·