Lansia Ditabrak JakLingko di Tomang, Pihak Keluarga Tuntut Pertanggungjawaban

3 jam yang lalu 5
Lansia Ditabrak JakLingko di Tomang, Pihak Keluarga Tuntut Pertanggungjawaban ilustrasi(Antara)

PIHAK family dari Akiam, 81, seorang laki-laki lanjut usia nan menjadi korban kecelakaan lampau lintas akibat ditabrak armada angkut perkotaan JakLingko di Jalan Tomang Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, menuntut pertanggungjawaban penuh dari PT Transportasi Jakarta (Trans-Jakarta).

Anak korban, Patricia, mengungkapkan bahwa pihak family dijadwalkan melangsungkan pertemuan dengan jejeran ketua Trans-Jakarta pada Rabu (5/8) untuk membahas penyelesaian masalah tersebut.

"Harapan kami, ada tukar rugi untuk biaya pengobatan sampai selesai dan biaya perbaikan motor. Intinya, ada pertanggungjawaban," kata Patricia dikutip dari Antara, Selasa (4/8).

Patricia menjelaskan, kejadian nahas itu terjadi pada Sabtu (25/7) sekitar pukul 05.35 WIB saat ayahnya sedang mengendarai sepeda motor menuju pasar. Berdasarkan penuturan saksi mata di letak kejadian, armada JakLingko Rute 54 melaju dengan kecepatan tinggi dan mendadak banting setir.

"Papa saya sedang naik motor, tidak melawan arah. Tiba-tiba JakLingko 54 langsung banting setir ke kanan dan menabrak," ujarnya.

Akibat tumbukan keras tersebut, korban mengalami luka serius berupa patah tulang pada bagian tangan dan hidung, serta rasa sakit dahsyat pada dada. Korban sempat ditolong oleh penduduk sekitar sebelum dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan medis.

Selain menyesalkan kecelakaan tersebut, Patricia menyayangkan sikap sang pengemudi nan dinilai arogan dan tidak menunjukkan iktikad baik saat ditemui di rumah sakit.

"Pas saya keluar ruangan, pengemudi JakLingko malah marah-marah. Bukannya minta maaf, dia bilang 'tidak membawa mobil dengan kencang', lampau menakut-nakuti mau bawa pengacara dan bekingan. Saya ini family korban, kok malah saya nan diteriaki," tuturnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa respons penanganan dari pihak pengelola baru melangkah sigap setelah kasus ini mendadak viral di media sosial.

Merespons peristiwa tersebut, Anggota DPRD DKI Jakarta Kevin Wu mendesak manajemen Trans-Jakarta untuk segera menuntaskan persoalan ini serta memberikan hak-hak korban secara adil. Ia menegaskan siap mendampingi family korban untuk menempuh jalur norma andaikan dalam tempo 2x24 jam tidak ada penyelesaian konkret.

"Tunaikan tanggung jawab dari pihak Transjakarta. Ini kudu segera diusut. Jika tidak ada itikad baik dan tidak ada penyelesaian ke keluarga, kita bakal tindaklanjuti kasus ini," tegas Kevin. (Ant/P-4)

Selengkapnya