ARTICLE AD BOX
loading...
Upacara pembukaan Diklat Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (17/6/2026). Foto: IG Kemhan
JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyatakan bahwa telah menghapus latihan menembak dalam pendidikan calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KMNP). Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen TNI Rico Ricardo menjelaskan, beragam aktivitas peserta nan berkarakter taktis dan teknis militer dikurangi, termasuk aktivitas menembak.
Rico memastikan, aktivitas itu tidak lagi menjadi bagian dalam penyelenggaraan latihan pembekalan bela negara dan manajerial. Selain itu, intensitas aktivitas bentuk juga dikurangi dan disesuaikan dengan latar belakang peserta sebagai penduduk sipil.
“Perlu kami sampaikan bahwa pengarsipan alias liputan mengenai aktivitas menembak (yang banyak beredar di media massa dan media sosial) tersebut merupakan aktivitas nan dilaksanakan pada minggu lalu, sebelum adanya pertimbangan terbaru terhadap penyelenggaraan program,” katanya, Selasa (30/6/2026).
Baca juga: 5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil









English (US) ·
Indonesian (ID) ·