Lebih dari 4.000 meter persegi, Proyek Ruang Bawah Tanah Bundaran HI Rampung Tahun Depan

53 menit yang lalu 1
Lebih dari 4.000 meter persegi, Proyek Ruang Bawah Tanah Bundaran HI Rampung Tahun Depan Proyek terowongan jalur MRT bawah tanah.(MI/Ramdani)

PEMBANGUNAN ruang multifungsi bawah tanah alias extended concourse di area Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, telah mencapai progres 24% hingga Agustus 2026. Proyek nan menelan anggaran Rp148,2 miliar tersebut ditargetkan selesai pada Juni 2027.

Pembangunan ruang bawah tanah seluas 4.439 meter persegi itu dikerjakan PT MRT Jakarta (Perseroda) melalui anak usahanya, PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ). Penyelesaian proyek tersebut diharapkan bertepatan dengan peringatan HUT ke-500 DKI Jakarta.

“Targetnya ini menjadi bingkisan lima abad Jakarta dan bakal diresmikan saat seremoni HUT Jakarta,” kata Dirut PT ITJ Ferdiansyah Roestam di Jakarta, Selasa (25/8).

Ferdiansyah mengatakan pembangunan extended concourse menghadirkan tantangan tersendiri lantaran proyek tersebut merupakan pembangunan ruang bawah tanah pertama nan dikerjakan di Indonesia. Kondisi itu membikin developer tidak mempunyai proyek sejenis nan dapat dijadikan referensi secara langsung.

Menurut dia, keberhasilan proyek pertama ini nantinya dapat menjadi dasar bagi pengembangan extended concourse di letak lain di Jakarta.

“Kami kudu membaca peta pembangunan gedung-gedung di area Bundaran HI dan juga membaca peta kabel bawah tanah dan sejumlah perihal lainnya,” kata Ferdiansyah.

Terhubung dengan Sejumlah Bangunan

Ruang multifungsi bawah tanah tersebut dirancang mempunyai dua akses utama nan terhubung dengan gedung di sekitar Bundaran HI.

Akses pertama bakal terkoneksi langsung dengan Plaza Indonesia dan Grand Hyatt. Sementara akses lainnya dirancang terhubung dengan Wisma Nusantara dan Hotel Pullman.

Selain itu, extended concourse bakal terintegrasi dengan Halte Transjakarta Bundaran HI melalui akomodasi lift. Integrasi tersebut memungkinkan pengguna Transjakarta mengakses ruang bawah tanah sekaligus melanjutkan perjalanan menuju Stasiun MRT Jakarta.

“Jadi kelak pengguna Transjakarta dapat mengakses extended concourse secara langsung dan terhubung dengan Stasiun MRT Jakarta,” kata Ferdiansyah.

Berada 18 Meter di Bawah Permukaan Jalan

Ferdiansyah menjelaskan, ruang multifungsi itu dibangun pada kedalaman sekitar 18 meter di bawah permukaan jalan area Bundaran HI. Selain menjadi bagian dari integrasi transportasi, letak tersebut diproyeksikan sebagai ruang pertemuan baru bagi masyarakat Jakarta.

“Extended Concourse ini juga menjadi solusi penyeberangan masyarakat dari sisi timur menuju barat maupun sebaliknya. Masyarakat juga dapat menikmati area ini sebagai wadah transit nan tentunya menggerakkan ekonomi,” kata dia.

Setelah pembangunan selesai, PT ITJ memperkirakan jumlah visitor area tersebut dapat bertambah hingga 6.000 orang. Kehadiran ruang multifungsi bawah tanah ini diharapkan turut menghidupkan area Transit Oriented Development (TOD) Bundaran HI.

“ Kami berambisi dapat meningkatkan kenyamanan pengguna transportasi publik sekaligus memperkuat konektivitas area pusat upaya Jakarta,” kata dia. (Ant/E-4)

Selengkapnya