Kapten kapal tanker melaporkan adanya ledakan di dekat kapalnya di lepas pantai Oman.(UKMTO)
KAPTEN kapal (master) sebuah tanker minyak melaporkan telah mendengar bunyi ledakan di dekat kapalnya saat berlayar di lepas pantai Oman pada hari Minggu. Laporan tersebut disampaikan oleh Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO).
UKMTO mengonfirmasi seluruh personel di atas kapal berada dalam kondisi kondusif setelah kejadian tersebut terjadi.
"Kapal dan seluruh kru dilaporkan selamat," tulis keterangan resmi dari UKMTO.
Lembaga pemantau maritim tersebut menambahkan bahwa peristiwa itu terjadi di letak nan berjarak 20 mil laut (sekitar 37 kilometer) di sebelah timur laut Khasab, Oman. Menanggapi kejadian tersebut, pihak berkuasa memberikan imbauan kewaspadaan kepada kapal-kapal lain nan melintas di area perairan tersebut.
"Kapal-kapal disarankan untuk melintas dengan hati-hati dan melaporkan setiap aktivitas nan mencurigakan," imbau UKMTO.
Laporan ledakan ini mengemuka di tengah dinamika situasi keamanan kawasan. Di hari nan sama, Iran menyatakan sedang mendekati kesepakatan dengan Oman mengenai jalur baru nan melintasi Selat Hormuz. Pernyataan tersebut disampaikan hanya beberapa jam setelah Amerika Serikat membatalkan rencana serangan besar guna memberikan ruang bagi upaya diplomasi.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menyampaikan perkembangan tersebut melalui siaran televisi negara. Ia mengonfirmasi adanya kemajuan pembicaraan dengan Oman nan wilayahnya berada di seberang selat strategis tersebut.
"Kesepakatan sudah dekat dengan Oman... mengenai jalur baru melaluinya," ujar Baqaei.
Kendati demikian, Baqaei menegaskan bahwa rencana kesepakatan jalur baru tersebut tidak serta-merta menandakan pembukaan kembali Selat Hormuz secara menyeluruh. (AFP/Z-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·