Jakarta, CNN Indonesia --
Petarung UFC kelas light heavyweight, Magomed Ankalaev, bakal kembali naik octagon dalam UFC Fight Night Abu Dhabi, Minggu (26/7) awal hari WIB.
Fighter 34 tahun itu bakal menghadapi Bogdan Guskov setelah pergantian musuh dari Khalik Rountree. Namun Magomed tak peduli sosok musuh lantaran laki-laki asal Dagestan itu hanya memburu kemenangan.
Duel akhir pekan ini adalah pertarungan pertama Magomed setelah dikalahkan Alex Pereira di UFC 320 tahun lalu. Laga ini bak pelampiasan bagi fighter fans kopi itu untuk kembali merebut kejayaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mempelajari style berkompetisi musuh jadi salah satu resep Magomed mencari celah. Menonton pertandingan sebelumnya kian intens dilakukan.
CNNIndonesia.com berkesempatan mewawancarai Magomed Ankalaev. Ia menceritakan intensitas persiapan sekaligus menyempatkan waktu untuk menyeruput kopi sebagai tambahan energinya.
Berikut wawancara CNNIndonesia.com dengan Magomed Ankalaev:
Lawan Anda berubah dari Khalil menjadi Bogdan, apakah dari segi persiapan juga ada perubahan?
Sejujurnya tidak banyak perubahan dalam persiapan. Lawan saya sebelumnya [Khalil] adalah seorang striker dan musuh saya sekarang juga striker.
Satu-satunya perbedaan adalah salah satunya bergaya ortodoks dan satunya lagi bukan ortodoks dan kidal. Jadi tidak banyak perbedaan dalam persiapan.
Apa nan Anda pelajari dari Bogdan? Apakah Anda menonton pertarungan dia sebelumnya?
Saya tahu dia punya pukulan keras. Dia penyerang andal. Saya menonton pertarungannya dengan Jan Blachowicz.
Dia penyerang hebat. Itu saja nan saya tahu. Sisanya adalah dia hanya orang biasa di depan saya dalam pertarungan dan saya kudu melakukan apa saja untuk menyingkirkannya.
Seberapa percaya diri Anda untuk memaksimalkan style pertarungan untuk menang?
Saya kudu percaya diri. Saya perlu tahu di mana level dan kapabilitas saya. Itu saja untuk bisa percaya diri.
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·