Pengenalan Kehidupan Kampus Bela Negara (PKKBN) 2026 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta, Senin (10/8)(MI/Agus Utantoro)
MENTERI Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan mahasiswa tidak cukup hanya mengejar keberhasilan akademik. Mahasiswa juga perlu mempunyai keahlian kepemimpinan, kepedulian sosial, dan karakter kuat untuk menjadi penggerak perubahan.
Pesan tersebut disampaikan Brian secara daring dalam pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Bela Negara (PKKBN) 2026 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta, Senin (10/8). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum penyambutan 5.880 mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.
PKKBN 2026 berjalan selama enam hari hingga Sabtu dengan tema "Membentuk Generasi Inovatif, Berkarakter Bela Negara, dan Berdaya Saing Global untuk Indonesia Emas 2045."
Brian mengatakan mahasiswa mempunyai peran krusial dalam mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Melalui Tridharma Perguruan Tinggi, mahasiswa didorong mengembangkan keahlian berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan daya saing.
“Mahasiswa mempunyai peran krusial dalam mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Oleh lantaran itu, mahasiswa tidak cukup hanya berorientasi pada keberhasilan akademik, tetapi juga perlu mempunyai keahlian kepemimpinan, kepedulian sosial, serta karakter nan kuat sebagai penggerak perubahan,” ujar Brian.
Menurut dia, PKKBN menjadi wadah bagi mahasiswa baru untuk mengenal nilai-nilai Kampus Bela Negara sekaligus beradaptasi dengan lingkungan dan kehidupan akademik di perguruan tinggi.
65.008 PENDAFTAR
Rektor UPN "Veteran" Yogyakarta Mohamad Irhas Effendi mengatakan 5.880 mahasiswa baru tersebut merupakan hasil seleksi dari 65.008 pendaftar dalam Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026.
“Kalian adalah sosok terpilih di UPN ‘Veteran’ Yogyakarta, maka tunjukkan bahwa kalian memang orang-orang nan layak sebagai mahasiswa UPN ‘Veteran’ Yogyakarta,” kata Irhas.
Tahun ini, UPN "Veteran" Yogyakarta juga menerima 15 mahasiswa internasional melalui Wimaya International Scholarship (WIS) dari sejumlah negara, antara lain Pakistan, Gambia, Tanzania, Timor Leste, Turkmenistan, dan Kamerun.
Selain itu, kampus menerima tujuh mahasiswa melalui Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) dan 13 mahasiswa asal Papua. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses dan meningkatkan jasa pendidikan.
Irhas menegaskan nilai Bela Negara merupakan identitas UPN "Veteran" Yogyakarta nan menjadi dasar penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi.
“UPN ‘Veteran’ Yogyakarta tidak boleh meninggalkan nilai-nilai nan diwariskan oleh para pejuang. Itulah sebabnya UPN Veteran Yogyakarta menggunakan dasar Bela Negara sebagai kerangka penerapan aktivitas Tridharma,” ujarnya.
Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni UPN "Veteran" Yogyakarta Rudiyanto mengatakan sekitar 80.000 alumni kampus tersebut telah berkecimpung di pemerintahan, BUMN, perusahaan swasta nasional dan multinasional, serta beragam bagian kemasyarakatan.
“Alumni UPN ‘Veteran’ Yogyakarta saat ini berjumlah sekitar 80.000 orang nan tersebar di beragam wilayah Indonesia hingga mancanegara,” ujar Rudiyanto.
Rangkaian PKKBN 2026 diisi aktivitas di fakultas dan program studi, outbound dan inbound, serta pengenalan lima nilai dasar Bela Negara. Kegiatan ditutup dengan Gebyar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan penampilan mozaik mahasiswa baru. (E-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·