Pelatih dan pemain timnas U-16 Malaysia.(PSSI)
TIMNAS Putri U-16 Malaysia menutup kiprah di Srikandi Merdeka Cup 2026 dengan kemenangan 4-0 atas Yordania dalam perebutan ranking ketiga, di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah lada Minggu (23/8). Medali ranking ketiga itu dipersembahkan para pemain Harimau Malaya untuk orangtua nan selama ini mendukung perjuangan mereka.
Pertandingan nan berjalan di Supersoccer Arena, Rendeng, Kudus, Jawa Tengah, itu dimenangkan Malaysia lewat gol bunuh diri Eman Muhannad Mahmoud pada menit kedua, Lim You (40'), Keisha Adeliena (51'), dan Isabella Saffiya (90+4').
Pelatih Timnas Putri U-16 Malaysia, Fairuz Montana bin Zainal Abidin, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah kerja keras para pemain. Ia pun secara unik meminta anak asuhnya mempersembahkan lencana kepada keluarga.
"Syukur kepada Allah, kami hari ini dapat nomor tiga. Usaha keras bukan pada saya, upaya keras pada pemain. Kredit kepada semua pemain. Mereka berkuasa mendapatkan pujian," kata Fairuz pasca pertandingan.
Fairuz mengungkapkan pesan tersebut sudah disampaikan kepada pemain sebelum pertandingan. Ia mau para pemain membalas pengorbanan orangtua nan telah mendukung mereka selama ini.
"Sebelum pertandingan, saya sudah bilang kepada pemain, saya mau memastikan hari ini lencana itu kembali kepada emak bapak mereka. Karena orangtua mereka banyak berkorban waktu dan uang. Jadi, hari ini mereka mendapatkan lencana itu untuk keluarga," ujarnya.
Pesan tersebut menjadi motivasi Malaysia untuk tampil maksimal. Fairuz mengatakan, petunjuk nan diberikan kepada pemain sebelum pertandingan pun sederhana. "Saya hanya bilang, setelah 90 menit pertandingan, pastikan lencana itu diberikan kepada keluarga, orangtua, ayah dan ibu nan selama ini banyak berkorban waktu dan uang. Inilah masanya kita membalas jasa mereka nan selalu berada di belakang anak-anak," tutur Fairuz.
Keisha tampil menonjol dalam laga tersebut. Selain menciptakan pergerakan nan berujung pada gol pertama, pemain itu juga mencetak gol ketiga Malaysia melalui titik putih. Keisha mengakui laga melawan Yordania menjadi penampilan terbaiknya sepanjang turnamen.
"Saya rasa pertandingan hari ini adalah pertandingan terbaik saya sejauh ini sepanjang turnamen. Sejujurnya, saya tidak terlalu puas dengan penampilan saya di beberapa pertandingan terakhir, tetapi rekan setim dan pembimbing terus mendukung dan membimbing saya," kata Keisha. "Saya memberikan 100 persen, setiap upaya nan saya miliki untuk mereka, untuk orangtua saya, rekan setim saya, dan pembimbing saya," lanjutnya.
Keisha juga menegaskan kemenangan tersebut bukan hanya untuk pemain, tetapi juga untuk para pembimbing dan orangtua. "Yang membikin kami tampil seperti tadi kemungkinan besar adalah apa nan dikatakan Coach tentang menang untuk orangtua kami. Kami juga memberikan kemenangan ini untuk para pembimbing dan orangtua," ujarnya. (Ndf/P-3)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·