Mandy CJ Angkat Isu Toleransi Agama Melalui Pameran Tunggal Perdana The Way Back

2 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX
Mandy CJ Angkat Isu Toleransi Agama Melalui Pameran Tunggal Perdana The Way Back Seniman visual Mandy CJ resmi menggelar pameran tunggal perdananya berjudul The Way Back di Galeri C Project by Museum Of Toys (MOT), Wisma Geha, Menteng, Jakarta Pusat.(MI/HO)

SENIMAN visual Mandy CJ resmi menggelar pameran tunggal perdananya berjudul The Way Back di Galeri C Project by Museum Of Toys (MOT), Wisma Geha, Menteng, Jakarta Pusat.

Berlangsung mulai 11 Juli hingga 15 Agustus 2026, pameran ini menjadi ruang eksplorasi individual sang seniman mengenai iman, identitas, dan pencarian makna hidup.

Dikuratori oleh Doni Ahmad, pameran ini merefleksikan perjalanan spiritual panjang Mandy CJ. Melalui rangkaian karyanya, dia menunjukkan pergulatan jiwa antara kepercayaan dan keraguan, nan akhirnya bermuara pada penerimaan diri dengan perspektif nan lebih penuh kasih dan welas asih.

Transformasi Kemarahan Menjadi Ruang Dialog

Dalam proses kreatifnya, Mandy CJ mengakui adanya pergeseran paradigma nan signifikan. Pada fase awal, karyanya banyak didominasi oleh ekspresi kemarahan terhadap standar dobel dalam narasi keagamaan, khususnya mengenai posisi perempuan.

“Ada fase awal ketika saya banyak mengekspresikan kemarahan, terutama mengenai figur wanita nan sering ditempatkan dalam dua ekstrem: Mary Magdalene alias Mother Mary, virgin alias whore,” ungkap Mandy CJ.

Namun, seiring berjalannya waktu, pendekatan tersebut berubah menjadi lebih inklusif. Alih-alih mengkritik, Mandy sekarang menawarkan rekonsiliasi. Ia mengintegrasikan simbol-simbol dari beragam tradisi spiritual—Islam, Kristen, Buddha, dan kepercayaan lainnya—menjadi satu kesatuan visual nan menekankan nilai universal seperti empati dan kerendahan hati.

Kolaborasi Lintas Disiplin dan 16 Karya Orisinal

Pameran ini menyuguhkan 16 karya lukisan nan dikerjakan sejak 2023 hingga 2026 menggunakan kombinasi medium spray paint, mixed media, dan acrylic. Menariknya, Mandy juga menggandeng influencer Tasya Kissty dan mahir kaligrafi Islam, Wildan F. Akbar.

Kolaborasi dengan Tasya Kissty melahirkan karya nan mengangkat tema spiritualitas Islam, di mana Tasya turut terlibat dalam penataan komponen visual dan ornamen simbolik. Sementara itu, Wildan F. Akbar memberikan sentuhan kaligrafi nan menyatu dengan komposisi lukisan, memastikan makna ayat nan ditampilkan tersampaikan secara akurat.

Informasi Detail Pameran "The Way Back"

Seniman Mandy CJ
Kurator Doni Ahmad
Lokasi Galeri C Project by MOT, Wisma Geha Lt. 2, Menteng
Periode 11 Juli – 15 Agustus 2026
Jumlah Karya 16 Lukisan (Spray paint, Mixed media, Acrylic)
Waktu Kunjungan Selasa – Minggu (13.00 - 19.00 WIB)

Dukungan Industri dan Misi Sosial

Pameran ini mendapat support penuh dari Tolak Angin, Axel Vinesse, dan Styloz. Keterlibatan para mitra ini bukan sekadar sponsor, melainkan corak komitmen terhadap ekosistem imajinatif Indonesia. Yana K. Anggraini, VP Digital Marketing Sido Muncul, menyatakan bahwa seni adalah media nan bisa mendorong lahirnya ide-ide baru.

Selain pameran fisik, terdapat rangkaian program publik nan mempunyai dimensi sosial. Pada 1 Agustus 2026, bakal digelar Live Painting & Auction. Hasil lelang dua karya kerjasama Mandy CJ dengan Axel Vinesse bakal didonasikan sepenuhnya untuk pembangunan dan pemulihan masjid di Aceh melalui Yayasan Pemuda Peduli.

“Kami mau memberikan akibat bermakna. Melalui kerja sama dengan Museum Of Toys dan Tom Tandio, kami mewujudkan kesenian nan penuh tanggung jawab sosial,” ujar Daniel Santoso dari Axel Vinesse.

Sebagai penutup rangkaian, pada 15 Agustus 2026, visitor dapat mengikuti workshop melukis berbareng Styloz. Pameran The Way Back tidak hanya menjadi catatan perjalanan artistik Mandy CJ, tetapi juga rayuan bagi publik untuk merayakan kemanusiaan di tengah keberagaman. (Z-1)

Selengkapnya