ilustrasi karhutla di Korea Selatan.(Antara)
TRUK tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan pada Kamis (13/8) untuk memasok air ke Provinsi Gyeongsang Selatan, seiring dengan semakin parahnya kekeringan nan melanda wilayah tenggara negara tersebut.
Markas pemadam kebakaran Gyeongsang Selatan mengatakan bahwa otoritas pemadam kebakaran mengerahkan 200 truk tangki air dan sekitar 400 personel dari beragam wilayah untuk menyalurkan air ke provinsi tersebut, berasas perintah mobilisasi pemadam kebakaran nasional nan dikeluarkan pada Selasa (11/8).
Sebanyak 14 kendaraan tambahan dari Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Dinas Kehutanan turut serta dalam upaya memasok air bagi lahan pertanian dan rumah tangga di wilayah nan dilanda kekeringan tersebut.
Hingga pukul 18.00 waktu setempat pada Rabu (12/8), pihak berkuasa telah menyalurkan nyaris 4.770 ton air ke provinsi tersebut. Situasi itu semakin memburuk lantaran ke-18 wilayah administratif di Gyeongsang Selatan secara resmi memasuki status kekeringan pada Kamis.
Kabupaten Hamyang, nan sebelumnya menjadi satu-satunya wilayah nan tidak terdampak, sekarang ditetapkan dalam status waspada kekeringan. Rata-rata tingkat persediaan air di 18 wilayah administratif provinsi tersebut saat ini berada di nomor 32,8 persen, jauh di bawah rata-rata jangka panjang sebesar 70,8 persen.
Perintah mobilisasi itu merupakan kali kedua dikeluarkan pemadam kebakaran nasional untuk mengatasi kekeringan di Negeri Ginseng tersebut. Perintah serupa pertama kali dikeluarkan pada Agustus 2025 untuk kota pesisir timur, Gangneung. (Ant/P-3)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·