loading...
Limbah kelapa sawit mempunyai potensi besar untuk dimanfaatkan menjadi beragam produk dan kerajinan UMKM nan mempunyai nilai tambah tinggi. Foto: Ist
JAKARTA - Limbah kelapa sawit mempunyai potensi besar untuk dimanfaatkan menjadi beragam produk dan kerajinan UMKM nan mempunyai nilai tambah tinggi.
Dosen sekaligus peneliti Pusat Studi Sawit IPB University Siti Nikmatin mengatakan, pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi produk dan kerajinan UMKM tak hanya meningkatkan nilai ekonomi, tetapi juga mendukung pengembangan industri sawit nasional nan lebih berkepanjangan dan ramah lingkungan.
Nikmatin menjelaskan, optimasi potensi limbah tersebut menunjukkan bahwa komoditas kelapa sawit mempunyai nilai strategis nan dapat dikembangkan secara berkepanjangan sehingga bisa memberikan faedah luas bagi kehidupan masyarakat Indonesia.
Baca juga: Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
“Misalnya, pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit alias TKKS nan mempunyai pasokan melimpah dan punya potensi sangat besar,” katanya di Jakarta, Senin (27/7/2026).
Volume limbah kelapa sawit di Indonesia sangat besar. Ketersediaan tandan kosong ini melimpah di PKS lantaran berasas dugaan bahwa sekitar 23 persen dari TBS bakal menjadi tandan kosong dengan kadar bahan kering mencapai 35 persen.
Nikmatin menyampaikan inisiatif pengembangan produk UMKM berbasis limbah kelapa sawit telah dilakukan pelaku upaya di Indonesia. Dia mencontohkan PT Intertisi Material Maju (IMM) nan bisa mengolah TKKS menjadi beragam produk UMKM berbobot tambah tinggi seperti helm, tas, dasar kaki, batik, rompi anti-peluru, hingga filter air conditioner (AC) kendaraan bermotor.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·