Pasar saat ini tidak hanya mempertimbangkan reputasi alias lamanya sebuah perusahaan beroperasi, tetapi juga relevansi solusi nan ditawarkan.(Dok. RB SHERA)
MEMBANGUN kepercayaan pasar memerlukan lebih dari sekadar waktu. Di industri material bangunan nan diisi pemain dengan pengalaman panjang, tantangannya adalah gimana sebuah perusahaan bisa membikin pasar memahami nilai nan ditawarkannya sekaligus membuktikan relevansinya terhadap kebutuhan nan terus berubah.
Gambaran tersebut dapat dilihat dari perjalanan RB SHERA, nan dalam waktu relatif singkat sukses mendapatkan pengakuan dari pasar. Baru dua tahun resmi beraksi di Indonesia, perusahaan tersebut sukses meraih penghargaan Best Choice Brand Architectural Finishing Solutions dalam arena The People’s Choice 2026 by Golden Property Awards.
Penghargaan nan baru saja diberikan di Jakarta tersebut bukan semata-mata penilaian internal perusahaan. Predikat tersebut diperoleh berasas polling nasional, Focus Group Discussion (FGD), dan survei pasar bahan gedung nan dilakukan Rumah123.com berbareng Indonesia Property Watch.
Lantas, apa nan memungkinkan perusahaan nan baru dua tahun beraksi memperoleh pengakuan dari pasar? Jawabannya tidak terletak pada upaya membangun semuanya dari awal.
Justru, salah satu kekuatan RB SHERA adalah kemampuannya membawa pengalaman nan telah ada, lampau mengolahnya menjadi solusi nan relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia saat ini.
RB SHERA resmi beraksi di Indonesia sejak 2024 dengan menggabungkan pengalaman RoyalBoard nan telah lama dikenal di industri material gedung nasional dan skill SHERA Thailand dalam menghadirkan penemuan material gedung berkelanjutan di beragam pasar regional. Fondasi tersebut memberi perusahaan bekal pengetahuan mengenai industri sekaligus akses terhadap pengalaman pengembangan material.
Tantangannya kemudian bukan sekadar membawa produk dan pengalaman nan sudah ada, melainkan menerjemahkannya agar sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia.
Di sinilah usia operasional dua tahun menjadi menarik. Dalam waktu relatif singkat, perusahaan kudu membangun relevansi di pasar nan telah mempunyai banyak pemain dengan rekam jejak panjang.
Pendekatan nan ditempuh adalah membaca perubahan kebutuhan industri konstruksi. Material gedung sekarang tidak hanya dituntut memenuhi kegunaan dasar, tetapi juga perlu mempertimbangkan performa, estetika, elastisitas penggunaan, dan keberlanjutan.
Menawarkan lebih dari satu fungsi
Kebutuhan tersebut diterjemahkan RB SHERA melalui solusi finishing arsitektural berbasis papan silikat. Material ini dapat digunakan untuk beragam kebutuhan, mulai dari plafon, dinding, lantai, komponen dekoratif, hingga atap.
Penggunaannya juga dapat diperluas untuk pagar, gerbang, lisplank, dan kisi-kisi. Fleksibilitas tersebut memberikan pilihan lebih luas bagi arsitek, kontraktor, maupun pemilik gedung dalam menerjemahkan konsep kreasi ke beragam elemen.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa penemuan material tidak selalu berfaedah menciptakan sesuatu nan sepenuhnya baru. Inovasi juga dapat berfaedah memperluas kegunaan material dan menjadikannya lebih relevan dengan persoalan nan dihadapi pengguna.
Hal serupa terlihat dari pengembangan papan silikat sebagai pengganti material kayu konvensional. Selain mempertimbangkan tampilan dan daya tahan, pendekatan tersebut berangkaian dengan kebutuhan industri untuk mencari pilihan material nan lebih sesuai dengan arah pembangunan berkelanjutan.
RB SHERA juga mengembangkan solusi dengan low-carbon footprint sebagai bagian dari upaya mendukung pengurangan akibat lingkungan dalam proses konstruksi.
Inovasi nan dekat dengan kebutuhan desain
Kemampuan membaca kebutuhan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam pengembangan produk. Salah satunya melalui rangkaian Color Through, ialah material dengan warna nan menyatu hingga ke bagian dalam produk. Konsep ini memberikan elastisitas kreasi sekaligus menjaga konsistensi tampilan material.
Bagi arsitek, karakter tersebut dapat menjadi nilai tambah ketika material digunakan pada beragam perincian dan komponen bangunan. Dengan demikian, penemuan tidak hanya dilihat dari teknologi nan melekat pada material, tetapi juga dari seberapa jauh material tersebut dapat memberi ruang bagi proses imajinatif dan kebutuhan teknis di lapangan.
Pendekatan tersebut kemudian memperoleh pengakuan melalui penghargaan The People’s Choice 2026. Direktur Utama Indonesia Property Watch Ali Tranghanda menilai pencapaian RB SHERA mencerminkan perubahan langkah konsumen dan pelaku industri memilih merek material bangunan.
"Pasar saat ini tidak hanya mempertimbangkan reputasi alias lamanya sebuah perusahaan beroperasi, tetapi juga relevansi solusi nan ditawarkan. Dalam waktu nan relatif singkat, RB SHERA sukses membangun persepsi sebagai penyedia solusi finishing arsitektural nan bisa menjawab kebutuhan konsumen dan pelaku industri nan terus berkembang," ujar Ali.
Pernyataan tersebut sejalan dengan sistem penghargaan nan melibatkan konsumen dan pelaku pasar. Polling nasional, FGD, dan survei pasar menjadi bagian dari proses untuk memandang gimana sebuah merek dipersepsikan di kategorinya. Dengan demikian, penghargaan tersebut dapat dilihat sebagai salah satu corak pengesahan terhadap relevansi solusi nan ditawarkan RB SHERA setelah dua tahun beraksi di Indonesia.
Chief Commercial Officer RB SHERA Gigih Bayu Perkasa mengatakan pencapaian tersebut menjadi pengesahan terhadap pendekatan perusahaan nan menggabungkan inovasi, desain, dan keberlanjutan.
"Penghargaan ini mempunyai makna nan sangat spesial bagi kami lantaran diraih dalam waktu nan relatif singkat sejak RB SHERA resmi beraksi di Indonesia. Pencapaian ini menunjukkan bahwa pasar semakin menghargai solusi material gedung nan tidak hanya menawarkan kualitas dan performa, tetapi juga bisa menjawab kebutuhan kreasi modern serta tuntutan keberlanjutan nan semakin krusial bagi industri saat ini," ujar Gigih.
Bukan sekadar soal usia perusahaan
Menurut Gigih, kebutuhan material gedung sekarang semakin beragam dan tidak lagi terbatas pada kegunaan dasar. Pelaku industri memerlukan material nan dapat digunakan untuk beragam aplikasi sekaligus memberikan nilai tambah dari sisi estetika, efisiensi, dan keberlanjutan.
Di titik ini, pengalaman dua tahun RB SHERA memberikan pelajaran nan lebih relevan bagi perusahaan nan mau membangun posisi di pasar: perusahaan baru tidak kudu selalu berfaedah membangun semuanya dari nol.
Yang lebih krusial adalah gimana pengalaman, pengetahuan, teknologi, dan jaringan nan sudah dimiliki dapat diterjemahkan menjadi nilai nan relevan bagi pasar baru. Setelah itu, relevansi tersebut perlu dibuktikan melalui produk, inovasi, dan konsistensi dalam memenuhi kebutuhan pengguna.
Melalui kampanye 'Solusi Desain Bangunan Modern', RB SHERA menyatakan bakal terus mengembangkan penemuan bagi arsitek, kontraktor, pengembang, dan pemilik gedung seiring dengan prospek pasar solusi finishing arsitektural di Indonesia.
Pada akhirnya, penghargaan nan diraih setelah dua tahun beraksi bukan semata-mata cerita tentang perusahaan nan bergerak cepat. Cerita nan lebih krusial adalah gimana pengalaman nan sudah dimiliki dapat menjadi fondasi untuk membaca kebutuhan baru, lampau diterjemahkan menjadi solusi nan bisa mendapatkan kepercayaan pasar. (E-1)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·